Suara.com - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) enggan secara terbuka melamar Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk diusung di Pilpres 2024. Sebelumnya Wakil Ketua Umum Golkar Nurdin Halid menyatakan siap melamar Ganjar untuk dipasangkan dengan Airlangga Hartarto.
Wakil Ketua Umum PKB, Jazilul Fawaid mengatakan, bahwa hingga kekinian belum ada figur yang memiliki modal elektoral sebanyak 30 persen. Figur tersebut salah satunya Ganjar Pranowo.
"Hari ini tidak ada elektoral, termasuk Pak Ganjar di atas 30 persen, itu artinya saya sudah menurut survei juga ini, itu artinya belum ada yang dominan termasuk Pak Ganjar," kata Jazilul kepada wartawan, Selasa (23/11/2021).
Bahwa kekinian meski Ganjar namanya melejit dalam hasil survei. Namun faktanya partainya sendiri belum memutuskan untuk mengusung maju di Pilpres 2024.
"Sekarang ya biasa lah Pak Ganjar diframing seakan-akan memang beliau yang paling ini, tetapi partainya kan belum ada faktanya," katanya.
Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Gus Jazil ini mengatakan, jika PDIP tak mengusung Ganjar, PKB enggan aktif langsung melamar Ganjar. Menurutnya, hal itu harus sebaliknya.
"Kalau dia nggak punya partai masa kita melamar, dia yang melamar ke kita, gitu caranya. Kan gitu unggah-ungguhnya gitu," imbuhnya.
Berita Terkait
-
Pilihan Netizen: Duet Ganjar-Ahok Mencuat Sebagai Kandidat Pilpres 2021
-
Bandingkan Kenaikan UMP yang Ditetapkan Anies dan Ganjar, Musni Umar Diolok-olok Warganet
-
Muncul Kans Prabowo-Puan di Pilpres 2024, Warganet: Tergantung Ulama
-
PKB Belum Terima Informasi Reshuffle Kabinet, Gus Jazil: Yang Nungguin Sabar Aja
-
Sindir Telak! PKB: MUI DKI Kalau Mau jadi Tim Sukses Anies Saja, Gak Usah Pakai Cyber Army
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Balas Pledoi Kerry Riza, Jaksa Minta Hakim Tolak Seluruh Pembelaan Anak Riza Chalid
-
Lasarus Klarifikasi Soal Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret: Bukan Ditutup, Tapi Dibatasi
-
Penampakan Before-After TNI Bersihkan Lumpur di Rumah Warga Terdampak Bencana di Aceh
-
Update RUU PPRT dan Revisi UU Ketenagakerjaan di DPR, Partisipasi Publik Digelar Mulai 15 Maret
-
Tragis! Ibu di Sumbawa Tega Bakar Anak Gegara Tolak Cari Pakan Ternak
-
Update RUU Perampasan Aset, Dasco: Komisi III Sedang Belanja Masalah dan Susun Draf RUU
-
Aksi Koboi Curanmor di Tanjung Duren Terekam CCTV, Polisi Ringkus Dua Pelaku
-
Pembangunan Huntap di Tapanuli Terus Berjalan, Kerangka Rumah dan Batu Bata Tersusun Rapi
-
TNI dan Warga Gotong Royong, Tempat Ibadah, dan Sekolah di Tapanuli dan Aceh Kinclong Lagi
-
Eros Djarot Kritik Pedas Kondisi Bangsa: Indonesia Menjadi Nation Without Values