Suara.com - Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Sosial Angkie Yudistia menekankan pentingnya pendataan bagi pemberdayaan ekonomi penyandang disabilitas.
"Salah satu aspek paling penting adalah pendataan, mengapa hal ini menjadi penting, hal ini untuk mendapatkan profil penyandang disabilitas dalam berbagai sektor salah satunya adalah ekonomi," ujar Angkie saat Membuka Akses Ekonomi bagi Disabilitas melalui Big Data dalam keterangannya, ditulis Sabtu (27/11/2022).
Angkie menyebut adanya profil penyandang disabilitas, program pemberdayaan ekonomi dapat semakin bervariasi dan dapat disesuaikan dengan bakat dan minat penyandang disabilitas.
"Maka program pemberdayaan ekonomi akan semakin bervariasi dan disesuaikan dengan problem penyandang disabilitas juga bakat, minat dan potensinya," ucap Angkie.
Sementara itu Athika Batangtaris, salah satu board member Yayasan Menembus Batas mengatakan pihaknya terus melakukan pemberdayaan ekonomi bagi penyandang disabilitas di Indonesia.
Diketahui Yayasan Menembus Batas berpengalaman dalam aktivitas pemberdayaan disabilitas sejak tahun 2011, yang menjangkau lebih dari 40.000 penyandang disabilitas di 123 kota di Indonesia.
Selain melakukan pemberdayaan dan pelatihan, Yayasan Menembus Batas kata Athika terus melakukan pendataan penyandang disabilitas di seluruh wilayah di Indonesia yang saat ini jumlahnya mencapai 28 juta jiwa.
Pihaknya pun menjalin kemitraan dengan pemerintah, BUMN, sektor swasta dan juga komunitas lainnya, untuk memudahkan pertukaran informasi untuk meningkatkan pemberdayaan ekonomi bagi disabilitas.
"Dengan adanya Yayasan Menembus Batas ini dapat terjalin kemitraan antara perusahaan pemerintah, swasta dan komunitas dalam memberdayakan penyandang disabilitas," tutur Athika Batangtaris.
Baca Juga: Mengharukan, Penyandang Disabilitas Ini Beri Pesan Menyentuh Aksinya Langsung Viral
Sehingga kata Athika memudahkan pertukaran informasi, pelatihan maupun training dan Pendidikan juga bagi mereka yang ingin berbisnis maupun melakukan kegiatan umkm di rumah maupun di luar rumah.
"Kedepannya Yayasan Menembus Batas, juga akan terus mengembangkan teknologi yang digunakan untuk memverifikasi data disabilitas, agar program maupun bantuan dari mitra yang diberikan bagi para penyandang disabilitas tepat sasaran," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Usai Bermalam di IKN, Prabowo Tinjau Progres Pembangunan Ibu Kota Nusantara
-
Tunanetra Terjatuh ke Selokan Usai Gunakan Transjakarta Cares, Manajemen Janji Evaluasi Layanan
-
Tunanetra Terjatuh ke Selokan Usai Gunakan Transjakarta Cares, Manajemen Janji Evaluasi Layanan
-
SBY: Matahari di Partai Demokrat Hanya Satu, Mas AHY
-
Jakarta Belum Kering dari Banjir, BMKG Kembali Terbitkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem
-
Hujan Lebat dan Angin Kencang Terjang DIY, Satu Warga Kulon Progo Tewas Tersambar Petir
-
Berkas Roy Suryo Cs Dilimpahkan ke Kejaksaan, Kapan Tersangka Fitnah Ijazah Palsu Jokowi Disidang?
-
Banjir Jakarta Utara, 643 Warga Semper Barat Mengungsi, Kapolda: Kami Pastikan Terlayani dengan Baik
-
Banjir Jakarta, Sekitar 1.600 Warga Masih Mengungsi hingga Selasa Pagi
-
Jakarta Masih Dikepung Banjir Pagi Ini, 28 RT dan 6 Ruas Jalan Tergenang Air