Suara.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG Kendari menyebut ada sembilan kabupaten di Provinsi Sulawesi Tenggara berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat disertai guntur dan angin kencang.
Prakirawan BMKG Kendari Fezal Habibie melalui keterangan tertulis, mengatakan ke-9 daerah tersebut yakni Kabupaten Konawe, Konawe Utara, Konawe Selatan, Konawe Kepulauan, Kolaka, Kolaka Utara, Kolaka Timur, Bombana, dan Kabupaten Wakatobi.
"Peringatan dini cuaca di wilayah Sultra tepatnya di sembilan daerah tersebut berpotensi terjadi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang," kata Fezal, Minggu (5/11/2021).
BMKG menyebut pada siang hingga sore hari berpotensi hujan sedang di wilayah Kabupaten Buton Selatan, Buton Tengah dan Buton. Hujan ringan di wilayah Kolaka, Kolaka Utara, Baubau, Bombana, Kendari, Wakatobi, Konawe Utara, Konawe Selatan dan Konawe.
Selanjutnya pada malam hari berpotensi hujan ringan di wilayah Kabupaten Buton Selatan, Buton Tengah dan Kota Baubau.
"Dini hari berpotensi hujan ringan di wilayah Buton Selatan, Buton Tengah, Kolaka dan Baubau," jelas dia.
BMKG juga menyampaikan suhu udara mencapai 23-32 derajat celcius, dengan kelembaban udara 65-95 persen dan angin bertiup dari tenggara menuju barat daya dengan kecepatan 2-20 kilometer per jam.
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak potensi cuaca hujan lebat yang dapat ditimbulkan seperti banjir, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin selama memasuki masa pancaroba tahun ini. (Antara)
Baca Juga: Jateng Siaga Banjir dan Tanah Longsor, Januari Puncak Musim Hujan
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
Terkini
-
Polisi Sebut Habib Bahar Ikut Lakukan Pemukulan di Kasus Penganiayaan Banser
-
Riza Chalid Diburu Interpol, Kerry Andrianto: Ayah Tak Tahu Apa-apa
-
Uji Coba Digitalisasi Bansos di Banyuwangi Diklaim Sukses, Angka Salah Sasaran Turun Drastis
-
Tak Sendiri, Habib Bahar Ternyata Tersangka Keempat Kasus Penganiayaan Banser!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Waspada Tren 'Whip Pink, Kepala BNN Singgung Risiko Kematian: Secara Regulasi Belum Masuk Narkotika
-
Anggaran Mitigasi Terbatas, BNPB Blak-blakan di DPR Andalkan Pinjaman Luar Negeri Rp949 Miliar
-
Berduka dari Abu Dhabi, Megawati Kenang Kesederhanaan Keluarga Jenderal Hoegeng dan Eyang Meri
-
KPK Panggil Eks Dirut Pertamina Elisa Massa Manik Terkait Kasus Jual Beli Gas PGN
-
Kolegium Dokter Harus Independen! MGBKI Kritik Kemenkes 'Kaburkan' Putusan Penting Ini