Suara.com - Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menambah alat berat untuk membantu evakuasi korban erupsi Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur. Alat berat tersebut sudah ditempatkan di titik-titik yang diperlukan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BPNB.
"Alat-alat berat tersebut sudah tiba di lokasi tadi malam dan akan digelar di titik-titik yang diperlukan oleh BNPB mulai pagi ini," kata Kapuspen TNI Mayjen TNI Prantara Santosa dalam keterangan persnya, Senin (6/12/2021).
Selain alat berat, TNI sudah mengirimkan sejumlah personal dari Yonzipur 10 yang ditempatkan di SDN Sumber Wuluh dan Polsek Candipuro. Sleain itu personel dan alat berat dari Yonzipur 5 ditempatkan di Desa Supit Urang.
Adapun alat berat yang ditambah terdiri dari 4 unit backhoe loader, 2 unit self loader, 1 unit dozer, 2 unit bulldozer, 8 unit eksavator, 8 unit dump truck, 1 unit crane, 1 unit transporter, 1 unit crane cargo, 2 unit trailer kavaleri, dan 1 unit trailer sipil.
Sebelumnya, Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa sempat melaksanakan pemantauan udara di wilayah terdampak erupsi Gunung Semeru, Minggu (5/12) kemarin. Dalam kegiatan tersebut, Andika menumpangi helikopter TNI AU jenis NAS-332 Super Puma.
Pantauan udara tersebut dilakukan untuk memetakan daerah-daerah terdampak erupsi yang nantinya bakal digunakan tim penanganan tanggap bencana.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta
-
Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi
-
Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil
-
Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili
-
Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas
-
Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi
-
Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon
-
Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah
-
Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang
-
Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru