Suara.com - Puluhan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di Indonesia mendesak pemerintah dan DPR RI segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (RUU TPKS) dan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT).
Mereka yang tergabung dalam Aliansi Mendukung RUU TPKS dan RUU PPRT ini menjelaskan, RUU TPKS harus dikembalikan ke draf awal yang memuat enam elemen kunci.
Yakni; 9 bentuk kekerasan seksual, pengakuan terhadap hak-hak korban, hukum acara yang terpadu dengan pengaturan alat buktinya, ketentuan pemidanaan, pencegahan, dan pemantauan terhadap tindakan kekerasan seksual.
"Meskipun RUU PKS telah berganti nama menjadi RUU TPKS, namun substansi yang terpenting adalah tetap mengedepankan pencegahan, penanganan, serta pemulihan yang berperspektif korban guna meminimalisir adanya tindakan victim blaming dan kriminalisasi terhadap korban," kata Ketua BEM UI, Leon Alvinda Putra, Rabu (8/12/2021).
Selain itu, mereka juga mendesak pemerintah dan DPR RI untuk segera mengesahkan RUU PPRT karena banyak PRT yang mengalami kekerasan, baik dalam bentuk kekerasan fisik, psikis, dan ekonomi.
"Aliansi Mahasiswa menyatakan dukungan terhadap RUU PPRT dan RUU TPKS untuk segera disahkan," tegasnya.
Diketahui, saat ini RUU PPRT masih belum kunjung disahkan oleh pimpinan DPR dalam sidang paripurna, di sisi lain RUU TPKS bahkan belum mendapatkan persetujuan Badan Legislasi DPR.
Aliansi mahasiswa ini terdiri dari BEM UI, BEM FH UI, BEM IKM FK UI, BEM FISIP UI, BEM FF UI, BEM Fpsi UI, BEM FMIPA UI, BEM FIK UI, BEM TAU, BEM Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto, Koalisi Perempuan Indonesia, BEM FH UPNVJ, Asosiasi Pusat Studi Gender dan Anak se-Indonesia, BEM PM Universitas Udayana, BEM REMA Universitas Pendidikan Ganesha, BEM ULM,
BEM UPNVJ, BEM UNIVERSITAS ESA UNGGUL, Gerpuan UNJ, Lingkar Studi Feminis, PP uin Banten, Bem kbm untirta, KMPLHK RANITA UIN SYAHID JAKARTA.
Kemudian, Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia, Perempuan Mahardhika, Sekolah Feminis Jakarta, Jurist Wanna Be, BEM Seluruh Indonesia, PC IMM SIDOARJO, BEM FAPET UNPAD, Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Institut UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Once Blind, Bem Kema FKB Universitas Telkom, Bem KM Universitas Yarsi, UKM Jurnalistik Fakultas Hukum Universitas Pattimura Ambon.
Baca Juga: Novia Widyasari Meninggal Kondisi Hamil, Sahabat Perempuan: Darurat Kekerasan Seksual
Tag
Berita Terkait
-
Novia Widyasari Meninggal Kondisi Hamil, Sahabat Perempuan: Darurat Kekerasan Seksual
-
Kasus Kekerasan Seksual Terus Berulang, Nasdem Desak RUU TPKS Segera Diparipurnakan
-
Dapat Sinyal Positif Fraksi-fraksi di DPR, Panja RUU TPKS Targetkan Pleno Pekan Depan
-
Musyawarah Buntu, Panja RUU TPKS Upayakan Galang Suara Mayoritas untuk Pleno Sebelum Reses
-
Masyarakat Sipil Sebut Kasus Kekerasan Seksual di Calon Ibu Kota Baru Terus Meningkat
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Akan Disampaikan di Forum Dunia, 3 Poin tentang Kekerasan Anak yang Tak Bisa Lagi Diabaikan
-
Militer AS Punya Program Lumba-Lumba Militer, Isu di Selat Hormuz Jadi Sorotan
-
Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT Ke-48 ASEAN, Menteri Bahlil dan Seskab Teddy Ikut
-
Soal Masa Depan Wisata RI, Triawan Munaf: Tak Ada Lagi Sistem Pemesanan yang Terfragmentasi
-
Siap-Siap Ganti Gas Melon ke CNG, Apakah Bisa Pakai Kompor LPG Biasa?
-
Kejati DKI Bongkar Kredit Fiktif Rp 600 Miliar di Bank BUMN, 3 Petinggi PT LAT Ditahan
-
Kritik Qodari, Guru Besar UII Ingatkan Bahaya Homeless Media Jadi Alat Propaganda Pemerintah
-
Bulog Raih Penghargaan BUMN Entrepreneurial Marketing Awards (BEMA) di Jakarta Marketing Week 2026
-
DPR Soroti Langkah Pemerintah Gandeng Homeless Media: Jangan Sampai Timbulkan Konflik Kepentingan
-
Penembak Acara Gedung Putih Ternyata Marah soal Iran, Donald Trump Jadi Target Utama