News / internasional
Bangun Santoso
ILUSTRASI: Demo tolak pembatasan Covid-19 di Brussels, Belgia, Minggu (21/11/2021) waktu setempat. (Foto: AFP)

Suara.com - Ribuan pekerja medis di Belgia protes, mereka turun ke jalan dan berkumpul di Ibu Kota Brussels pada Selasa (7/12/2021) waktu setempat. Mereka mengeluhkan kondisi kerja yang lebih baik serta menentang keputusan wajib vaksinasi Covid-19.

Menyadur laman VOA Indonesia, Rabu (8/12/2021), menurut laporan polisi, hampir 4.000 pekerja dari seluruh Belgia turun ke Brussel untuk memprotes kondisi kerja yang dinilai sulit karena pandemi virus corona.

Belgia mewajibkan vaksinasi bagi semua petugas kesehatan mulai 1 Januari.

Para pekerja akan diberi waktu tiga bulan untuk vaksinasi.

Baca Juga: Menjadi yang Pertama, Dua Kuda Nil di Belgia Dinyatakan Positif Terpapar Virus Corona

Selama periode tersebut, mereka yang tetap tidak divaksinasi akan menerima pemberitahuan terkait penangguhan kontrak kecuali kalau mereka dapat memberikan sertifikat pemulihan dari Covid-19 atau tes negatif secara teratur, dan akan menganggur sementara.

Mulai April lalu, para pekerja yang tanpa alasan tepat menolak vaksinasi akan terancam pemecatan.

Sementara itu, pendaftaran rumah sakit meningkat sebesar 4%.

Mereka yang berpartisipasi dalam protes hari Selasa itu mengeluh kelelahan karena meningkatnya jumlah pasien. (Sumber: VOA Indonesia)

Baca Juga: Protes Anti Lockdown Covid-19 Meluas di Belanda, Belgia, Prancis, Austria

Komentar

terkini