Suara.com - Warga Bengaluru, India membuat pemujaan untuk jalan berlubang sebagai aksi protes pada pemerintah yang tak kunjung memperbaiki fasilitas umum itu.
Menyadur World of Buzz Rabu (8/12/2021), warga sudah sangat lelah dan sebagai gantinya, mereka melakukan cara kreatif untuk mendapat perhatian pihak berwenang.
Menurut The Indian Express, penduduk setempat memuja jalan berlubang dengan menghiasinya dengan bunga, menyalakan dupa, dan melakukan ritual.
Pemujaan ini dihadiri oleh 2 tokoh dan diikuti 25 orang yang melakukan ritual, berdoa agar tidak lebih terluka atau jiwa yang akan diambil dari jalan berlubang ini.
Selain pemujaan, mereka juga menyindir pemerintah dengan menanam padi dan mengendarai coracle di jalan berlubang.
Charles Campbell Road, Bengaluru, India telah menjadi ancaman bagi banyak pengguna jalan dan situasinya semakin buruk karena badai menyebabkan permukaan jalan semakin rusak.
Warga Bengaluru telah melakukan berbagai bentuk protes sebelumnya untuk menarik perhatian pihak berwenang sebagai inisiatif untuk memperbaiki jalan.
Namun, terlepas dari semua upaya mereka, tampaknya tidak ada yang berubah karena kondisi lebih dari 100 lubang di sepanjang jalan masih tetap sama.
Seorang warga di sana menjelaskan, pekerjaan aspal sudah pernah dilakukan sebelumnya, tapi karena kualitas pekerjaannya tidak sesuai standar.
Baca Juga: Jalan Berlubang di Samarinda Diperbaiki, Target Rampung Akhir November Ini
Itu sama buruknya dengan tidak melakukan apa-apa, lapor The Indian Express.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Wamen HAM Soal Vonis 10 Bulan Prajurit TNI dalam Kasus MHS: Publik Berhak Mempertanyakan
-
Bobby Nasution Puji Kemenangan Timnas U19, Atmosfer Stadion Utama Sumut Jadi Kekuatan
-
Jemaah Haji dari Tuban Ini Berbagi: Pentingnya JKN untuk Perjalanan Ibadah yang Tenang
-
Balas Kritik Dino Patti Djalal, Seskab Teddy: Diplomat Hebat Walau Hanya Menjabat 3 Bulan
-
Lawan Tuntutan 18 Tahun, Nadiem Makarim Bacakan Pleidoi Kasus Chromebook Hari Ini!
-
Molor! Jalan Lenteng Agung Arah Depok Baru Bisa Dibuka Bertahap, Ini Jadwal Terbarunya
-
Kebakaran Kebon Kosong: 3 Warga Terluka, Suparno Dirujuk ke RSCM usai Rumah Ludes
-
Rumah Ludes Dalam Sekejap, 620 Warga Korban Kebakaran Kebon Kosong Mengungsi
-
Kebakaran Kebon Kosong Kemayoran: 250 Rumah Hangus, Ratusan Warga Kini Mengungsi di Tenda Darurat
-
Trump Umumkan Perdamaian, Netanyahu Justru Ancam Serang Lebanon Lebih Kejam