Suara.com - Membahas mengenai ilmu pengetahuan alam memang tak akan ada habisnya. Dalam artikel singkat kita kali ini, akan dibahas mengenai fungsi mitokondria yang ada di tubuh organisme.
Mungkin banyak dari Anda yang merasa asing dengan nama ini. Simak penjelasan hingga fungsi mitokondria berikut.
Mitokondria merupakan organel yang berbentuk cenderung bulat hingga oval. Organel ini ditemukan di hampir semua organisme eukariotik, dan berukuran 0,75 hingga 3 mikrometer, sangat kecil jika dibandingkan dengan ukuran organismenya.
Terbagi dalam beberapa membran berbeda, masing-masing bagian juga memiliki fungsinya masing-masing. Untuk membran luar ada bagian yang disebut porin (memungkinkan protein menyeberang) dan berguna menampung beberapa enzim.
Untuk membran dalam, tidak ada bagian porin sehingga tak dapat ditembus oleh sebagian besar molekul yang ada. Membran ini berfungsi sebagai tempat produksi Adenosine Trifosfat. Satu lagi, ada yang disebut intermembrane space, yakni ruang yang memisahkan membran luar dan dalam.
Apa Fungsi Mitokondria?
Berlanjut ke pembahasan fungsi mitokondria, berikut merupakan 4 fungsi mitokondria yang perlu diketahui.
1. Menghasilkan Energi
Baca Juga: Fungsi Pankreas dalam Tubuh Manusia
Fungsi mitokondria yang pertama adalah untuk menghasilkan energi. Mitokondria akan mengubah energi kimia menjadi energi yang mudah digunakan oleh sel tubuh.
2. Mengontrol Kematian Sel
Terdengar seram? Namun ini juga adalah fungsi mitokondria yang lain. Sel yang sudah rusak dan tua akan dihancurkan dan dibuang, sehingga tidak membebani tubuh. Kontrolnya dilakukan oleh mitokondria.
3. Penyimpanan Kalsium
Fungsi mitokondria juga berperan menyimpan Kalsium. Mitokondria secara langsung akan menyerap ion kalsium dan menyimpannya untuk digunakan saat dibutuhkan nanti.
4. Menghasilkan Panas untuk Organisme
Ketika suhu di sekitar organisme mendadak turun, maka idealnya organisme tersebut akan merasa kedinginan. Mitokondria, dalam hal ini, berfungsi untuk menghasilkan panas yang berasal dari lemak agar suhu tubuh bisa tetap stabil.
Bagaimana menurut Anda? Dengan ukuran yang sangat kecil, mitokondria ternyata memiliki peran yang sangat besar ya? Tentunya hal ini juga didukung oleh fungsi bagian tubuh yang lain sehingga terjadi satu sistem yang rapi dan mendukung terjadinya kehidupan.
Itu tadi sedikit penjelasan mengenai fungsi mitokondria. Semoga bermanfaat!
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Terungkap: AS Siapkan Strategi Perang Jangka Panjang di Iran, Beda dari Venezuela
-
Nasib Buruh Perempuan hingga Korban MBG Jadi Sorotan Tajam API
-
API Soroti Femisida dan Bias Hukum Jelang Hari Perempuan Internasional
-
Status Bendung Katulampa Naik ke Siaga 3, Air Kiriman Diprediksi Terjang Jakarta Malam Ini
-
Guru SD di Jember Telanjangi 22 Siswa, Anggota DPR: Bisa Diproses Tanpa Laporan
-
Bima Arya Desak Bupati-Wakil Bupati Jember Selesaikan Konflik Elegan
-
Jelang Ramadan, Satpol PP Matraman Sita 51 Botol Miras dalam Operasi Pekat
-
Musim Hujan Picu Jalan Berlubang, Bina Marga Pasang Imbauan Keselamatan
-
Kolaborasi Penerima Bansos dan Kopdes Merah Putih, Kemensos Bantu Kadang dan Ayam Petelur
-
Golkar Target Menang Pemilu 2029, Kaderisasi Jadi Kunci Transformasi