Suara.com - Ada tata cara sholat gaib untuk mendoakan para korban erupsi Gunung Semeru. Mengingat korban meninggal dunia akibat erupsi Gunung Semeru berjumlah tak sedikit mencapai 43 jiwa per tanggal 9 Desember 2021.
Sholat gaib merupakan ibadah sunah yang dilakukan untuk mensholatkan orang yang sudah meninggal. Tujuan sholat gaib adalah untuk mendoakan sesama umat muslim yang telah meninggal dunia, seperti para korban erupsi Gunung Semeru. Ada tata cara sholat gaib yang perlu diketahui sebelum menunaikannya.
Meski bersifat sunah, melakukan sholat gaib memiliki hukum fardhu kifayah yang berarti kewajiban bersama. Oleh karena itu, apabila sebagian orang telah melakukan sholat gaib, maka gugur kewajiban umat muslim lain untuk melakukannya. Simak berikut tata cara sholat gaib.
Tata Cara Sholat Gaib
1. Niat Sholat Gaib untuk Jenazah yang Tidak Diketahui Identitasnya
Sebagai Imam:
"Usholli ala man shola alaihi arba'a takbiroti fardhol kifayati imaaman lillahi ta'ala."
Artinya: Saya niat sholat gaib sebagai imam atas mayit yang disholati dengan empat kali takbir fardu kifayah karena Allah ta'ala.
Sebagai Makmum:
"Usholli ala man shola alaihi arba'a takbiroti fardhol kifayati ma'muuman lillahi ta'ala."
Arti: Saya niat sholat gaib sebagai makmum atas mayit yang disholati dengan empat kali takbir fardu kifayah karena Allah ta'ala.
Baca Juga: Doa Setelah Sholat Tahajud yang Dibaca Nabi Muhammad SAW
2. Berdiri Bila Mampu
3. Takbiratul Ihram
4. Membaca Surat Al-Fatihah
5. Takbir Kedua
6. Membaca Sholawat
"Allahumma sholli alaa muhammad wa ala aali Muhammad. Kamaa shollaita ala ibroohim wa ala aali ibroohim. Wa baarik ala muhammad wa ala aali Muhammad. Kamaa baarokta ala ibroohim wa ala aali ibroohim. Innaka hamidun majiid."
Berita Terkait
-
Baca Doa Setelah Adzan, Mendapatkan Syafaat Nabi Jika Mau Membacanya
-
Doa Buka Puasa, yang Mengamalkan Doanya Tidak Akan Ditolak
-
Doa Setelah Wudhu, Punya Keutamaan Dibukakan 8 Pintu Surga
-
Kumpulan Doa Agar Terhindar dari Bencana dan Malapetaka
-
Doa saat Gunung Meletus, Semoga Terhindar dari Bahaya Awan Panas hingga Lahar Dingin
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!
-
Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia
-
UHN dan CISDI Gandeng Harvard Medical School, Bangun Pusat Riset Kesehatan Primer di RI
-
Hanya Modal Gunting, Pemuda di Kalideres Gasak Honda Scoopy di Halaman Rumah
-
Eks Kasat Narkoba Polres Bima Digelandang ke Bareskrim, Terseret TPPU Koko Erwin