Suara.com - Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Mohamad Guntur Romli atau yang akrab disapa Gun Romli memberi tanggapan mengenai CCTV di Bona Indah yang tak tunjukkan mobil Isyana Bagoes Oka bolak-balik di area sumur resapan.
Lewat sebuah cuitan di akun Twitternya Gun Romli menyindir keras Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dengan mengaitkan pada pernyataan Lurah Lebak Bulus.
Untuk diketahui, Lurah Lebak Bulus sempat menyatakan bahwa ada mobil yang bolak-balik sebelum sumur resapan ambles.
"Nasibmu Jakarta, dari level gubernur sampai lurah pembohong! Virus kebohongan @/aniesbaswedan menular!" tulis Gun Romli dalam cuitannya dikutip Suara.com, Jumat (10/12/2021).
Sebelumnya, Gun Romli telah menduga bahwa apa yang dikatakan Lurah Lebak Bulus tidak benar.
"Saya duga Lurah Lebak Bulus ini ditekan untuk berbohong & fitnah warga untuk bela @/aniesbaswedan jadi clear mobil Sis @/IsyanaBagoesOka tidak bolak-balik," tulis Gun Romli di cuitan yang lain.
Melansir Terkini.id -- jaringan Suara.com, warga perumahan Taman Bona Indah yang pertama kali melaporkan sumur resapan bikin mobil terjeblos, Arnold Mamesah membantah keterangan Lurah Lebak Bulus.
Arnold mengklaim dirinya memiliki bukti rekaman CCTV untuk membantah pernyataan Lurah Lebak Bulus bernama Jaenudin tersebut.
"CCTV tak tunjukkan mobil Expander milik Isyana bolak-balik di sumur resapan," katanya pada Jumat, (10/12/2021).
Baca Juga: Pamer Video Atap Stadion JIS Selesai Terpasang, Anies: Alhamdulillah
"Saya yang bertanggung jawab atas bantahan yang saya buat setelah melihat CCTV," lanjutnya.
Sebelumnya, lewat sebuah video yang diunggah di akun Instagramnya, Isyana menceritakan bahwa peristiwa itu terjadi pada Rabu (8/12/2021).
Ia juga menyebut bahwa pada saat itu tak ada tanda maupun tulisan yang menyebut penutup sumur resapan itu masih basah.
"Sekarang udah ada tanda 'himbauan hati-hati saat melintas', kemarin pada saat kejadian ini nggak ada. Sebelumnya itu driver saya mau beli makan di jalan di belakang portal ini," ujarnya, dikutip Suara.com dari video yang diunggah di Instagram @/isyanabagoesoka, Jumat (10/12/2021).
Lebih lanjut Isyana menyebut sopir pribadinya tak mengetahui jika penutup sumur resapan itu masih basah, sehingga ia langsung memutar balik mobil tanpa memperhatikan kondisi sumur resapan.
"Jadi dari parkir kemudian dia putar balik mau jalan kembali ke arah kompleks, tanpa adanya garis pembatas ini. Jadi ya tidak tahu ada kemungkinan akan jeblos," lanjutnya.
Berita Terkait
-
Bantah Tuduhan Mobilnya Mondar-Mandir di Atas Sumur Resapan, Isyana Bongkar Kronologi
-
Bantah Sengaja Terjeblos, Isyana PSI: Buat Apa Sopir Saya Bolak-balik di Sumur Resapan
-
Sebelum Terperosok ke Sumur Resapan, Mobil Isyana PSI Diduga Mondar-mandir di Lokasi
-
Anies Pamer Pembangunan JIS Sudah 80 Persen Lebih, Warganet ke Giring: Nggak Usah Masuk Ya
-
Pamer Video Atap Stadion JIS Selesai Terpasang, Anies: Alhamdulillah
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Dasco Ucapkan Ultah ke Nadiem Makarim, Netizen: Kode Keras Amnesti atau Abolisi?
-
Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan
-
Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau
-
Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari
-
OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi
-
Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo
-
Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli
-
Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita
-
Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500
-
Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri