Suara.com - Erupsi Gunung Semeru membuat masyarakat yang terdampak langsung menderita trauma berat, sehingga meminta pemerintah segera merelokasi ke tempat baru yang lebih aman. Hal itu terungkap dalam kunjungan kerja spesifik Komisi VIII DPR RI ke lokasi pengungsian korban erupsi. Di sini, legislator menampung berbagai usulan masyarakat untuk ditindaklanjuti oleh pemerintah dan pihak-pihak terkait.
Kunker spesifik Komisi VIII DPR RI dipimpin oleh Ketua Komisi Yandri Susanto didampingi anggota Diah Pitaloka, TB Ace Hasan Syadzily, Umar Basor, Muhammad Ali Ridha, Abdul Wachid, Lisda Hendrajoni, Anisah Syakur, Nanang Samodra, KH Buchori Yusuf, serta Muhammad Rizal.
Dalam kesempatan tersebut, Komisi VIII DPR RI menyalurkan bantuan dari Kementerian Sosial sebanyak 1000 paket sembako bagi pengungsi senilai Rp200 juta di Dapur Umum Kemensos RI di Desa Pananggal Kec Candipuro Kab. Lumajang.
“Kepada warga yang meninggal, kami turut berbela sungkawa. Tadi kami dialog dengan pengungsi yang biasanya sulit direlokasi, ini malah meminta pemerintah segera memindahkan ke tempat aman,” kata Yandri Susanto didampingi Bupati Lumajang Thoriqul Haq dan Sekretaris Ditjen Perlindungan dan Jaminan Sosial, Robben Rico di Desa Penanggal, Kabupaten Lumajang, Jumat (10/12/2021).
Soal relokasi, kata Yandri, tentu harus segera disambut positif dan kompak oleh pemerintah, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Perhutani dan pihak-pihak terkait lainnya sebagai wujud negara hadir.
“Masyarakat tengah trauma berat dan tidak sanggup kembali ke rumah semula. Sehingga pemerintah dan para pemangku kepentingan harus kompak dan merumuskan tempat relokasi yang baru itu,” kata Yandri.
Jika permintaan relokasi dibiarkan dan seiring kondisi merasa nyaman, dikhawatirkan warga kembali ke tempat semula yang sudah jelas sangat rawan dari ancaman bencana erupsi Semeru di kemudian hari.
“Sebagai wujud upaya kami mendukung relokasi bagi masyarakat yang terdampak erupsi maka pada hari Senin pekan depan pukul 10 pagi dijadwalkan kami akan menggelar rapat dengan BNPB, ” kata Yandri.
Bupati Lumajang, Thoriqul Haq menyatakan ada sebanyak 2.095 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak bencana erupsi Gunung Semeru. Mereka rencananya akan direlokasi ke tempat baru yang membutuhkan lahan seluas 6 hektare.
Baca Juga: Hibur Anak di Pengungsian, Mensos Risma Ajak Bernyanyi dan Bagikan Mainan
“Dari 6 hektare itu untuk bangun rumah yang dilengkapi fasilitas umum, seperti tempat ibadah, listrik, air minum, dan sanitasi. Kalau difasilitasi oleh Komisi VIII DPR RI. Nantinya akan menjadi pemukiman yang lebih tertata dengan baik, sehat dan lebih aman,” kata Thoriqul Haq.
Salah satu lokasi yang diusulkan menjadi tempat relokasi, di antaranya berada di Desa Penanggal atau dikenal sebagai Penanggal Jatian, Sumber Wuluh, Pronojiwo, dan Desa Oro-Oro Ombo.
“Dipastikan kriteria utama lokasi atau desa yang diusulkan sebagai tempat relokasi adalah aman, berkontur tanah tinggi, tersedia kebutuhan dasar seperti air serta ada dukungan fasilitas umum lainnya,” kata Thoriqul.
Kegiatan Rombongan Komisi VIII DPR RI melanjutkan meninjau sarana pendukung di lokasi pengungsian, seperti kamar mandi umum, fasilitas pelayanan kesehatan, dan Layanan Dukungan Psikososial (LDP) bagi warga dan anak-anak.
Berita Terkait
-
Terekam Berlari Saat Erupsi Semeru, Begini Cerita Selamatnya Fida yang Meneduh ke Masjid
-
Ratapan Alfianah, Anak yang Berdoa di Bawah Lereng Semeru Mencari Ayahnya Yang Hilang
-
Galang Dana Erupsi Semeru, Anoman hingga Gatotkaca Turun ke Simpang Empat Klodran
-
Lokasi Bencana Erupsi Gunung Semeru Jadi Tempat Selfie, Warganet: RIP Empati
-
GIIAS Peduli, Serahkan Donasi Secara Simbolis untuk Korban Erupsi Semeru
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
Terkini
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar
-
Megawati Tiba di Rakernas PDIP, Siapkan Arahan Tertutup Usai Disambut Prananda Prabowo
-
Gus Yaqut Tersangka Skandal Haji, Tambah Daftar Panjang Eks Menteri Jokowi Terjerat Korupsi
-
Konsisten Tolak Pilkada Lewat DPRD, PDIP: Masa Hak Rakyat Bersuara 5 Tahunan Mau Diambil?
-
Pakar Klarifikasi: Bongkar Tiang Monorel Rasuna Said Hanya Rp300 Juta, Bukan Rp100 Miliar
-
Selamat Tinggal Rompi Oranye? KPK Tak Akan Lagi Pamerkan Tersangka Korupsi di Depan Kamera
-
PDIP: Kami Penyeimbang, Bukan Mendua, Terungkap Alasan Ogah Jadi Oposisi Prabowo
-
Subuh Mencekam di Tambora: Api Amuk 15 Bangunan, Kerugian Tembus Rp1,7 Miliar
-
Trump Dikabarkan Kirim Operasi Khusus Militer AS untuk 'Caplok' Greenland