Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan menyatakan Indonesia belum lewat dari masa krisis Pandemi Covid-19.
Luhut menilai, dampak dari Libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru) mendatang akan menjadi tolok ukur pandemi bisa berubah menjadi endemi Covid-19.
"Kita belum berani mengatakan itu (lewat krisis), tetapi secara empiris kita memang sudah 150 hari lebih kita bisa flattening ya, dan apakah kita sudah masuk endemi kita tunggu saja nanti bulan Januari setelah kita lewati ini semua," kata Luhut usai rapat terbatas kabinet di Jakarta, Senin (13/12/2021).
Dia meminta masyarakat tidak terlena dengan kondisi yang sudah terkendali saat ini, protokol kesehatan 5M; memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas, serta vaksinasi harus tetap dijalankan.
"Kita tidak boleh jemawa, tapi sampai hari ini kita memang masih dalam level 1, dan kita masih confident, tapi semua harus kerja sama, makanya kita imbau tidak usah dulu liburan ke luar negeri dulu deh, supaya tidak bawa penyakit ke luar negeri," tuturnya.
"Sni masih banyak tempat liburan di republik ini yang bisa kita kunjungi, itu sudah kami minta hotel semua dibuka, perjalanan kita coba bangun," sambung Luhut.
Sebelumnya, Ketua Terpilih Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) M Adib Khumaidi menilai situasi pandemi di tanah air sudah melewati masa krisis dan memasuki masa pemulihan.
Dia memperkirakan pandemi Covid-19 di Indonesia akan menjadi endemi jika tidak terjadi gelombang ketiga pasca libur Natal dan Tahun Baru mendatang.
"Kita sekarang sudah masuk dalam adaptive recovery, kita sudah keluar dari krisis, mudah-mudahan tidak kembali ke krisis, sehingga yang harus kita siapkan adalah adaptive recovery and resiliency sistem kesehatan," kata Adib dalam Sarasehan Nasional ILUNI FKUI, Sabtu (11/12/2021).
Baca Juga: Jelang Libur Nataru, Ganjar Ingatkan Lagi Daerah untuk Lakukan Percepatan Vaksinasi
Pemerintah juga telah resmi membatalkan rencana Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 Nasional pada masa Libur Nataru, tidak akan ada penyekatan perjalanan.
Aturan baru ini dituangkan dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 66 Tahun 2021 yang berlaku selama Libur Nataru pada 24 Desember 2021 - 2 Januari 2022.
Dalam instruksinya, Mendagri Tito Karnavian menyebut masyarakat yang melakukan perjalanan keluar daerah wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi di tempat-tempat umum.
Untuk penumpang transportasi umum yang akan melakukan perjalanan jarak jauh antar daerah wajib sudah divaksin dua kali dan melampirkan hasil negatif tes antigen 1x24 jam.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Hadiri Pelantikan Srikandi Jaga Desa, Hashim Djojohadikusumo Tekankan Pentingnya Peran Perempuan
-
Kenakan Rompi Oranye KPK, Bupati Langkat Syah Afandin Bantah Sudah Tahu Ada OTT
-
KPK Ungkap Kronologi Penemuan Uang Rp100 Juta di Bawah Jok Mobil dalam OTT Bupati Langkat
-
Bupati Langkat Diduga Terima Gratifikasi Rp3,5 Miliar, dari Jual Beli Jabatan hingga Seragam Sekolah
-
Bupati Langkat Diduga Terima Suap Rp 800 Juta untuk Proyek di Disdik dan Disperkim
-
KPK Tetapkan Bupati Langkat dan Anggota Tim Suksesnya Jadi Tersangka Usai OTT
-
Dalam Open House, Gubernur DKI Jakarta Janji Carikan Lahan Tambahan untuk Sekolah Rakyat
-
Teringat Masa Lalu, Gubernur DKI Jakarta Terharu Saat Hadiri Open House Sekolah Rakyat
-
Jelang MPLS, Gus Ipul Ingatkan Kepala Sekolah Rakyat Siap Hadapi Fase Krusial
-
Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei