Suara.com - Doa menyembelih ayam adalah syarat utama dalam melakukan pemotongan ayam. Dalam Islam, Allah sangat menekankan pentingnya doa sebelum melakukan kegiatan agar hasil yang didapat menjadi kebaikan dan keberkahan.
Begitu juga ketika kita akan menyembelih ayam. Sangat ditekankan membaca doa menyembelih ayam baik dalam penyembelihan manual ataupun menggunakan mesin agar ayam menjadi halal dan toyib untuk dikonsumsi.
Berikut ini doa menyembelih ayam yang dapat kita amalkan sehari-hari.
Doa Menyembelih Ayam
"Allahumma hadzihi minka wa ilaika fataqabbal minni ya karim".
Artinya: "Ya Tuhanku, hewan ini adalah nikmat dari-Mu. Dan dengan ini aku bertaqarrub kepada-Mu. Karenanya hai Tuhanku Yang Maha Pemurah, terimalah taqarrubku."
Tidak masalah juga apabila kita mengucapkan Bismillahirrahmanirrahiim, “Dengan Menyebut nama Allah yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang” sebagai doa.
Perintah untuk mengonsumsi makanan yang halal dan baik sudah banyak difirmankan Allah dalam Alquran. Begitu juga hewan sembelihan termasuk ayam.
Di beberapa ayat Alquran Allah menjelaskan perihal halal dan haram sebagai panduan kita agar tetap terjaga dalam kebaikan.
Baca Juga: Jusuf Kalla Dorong MUI Dakwah Soal Muamalah, Sarankan Umat Islam Belajar Usaha dari China
Surat Al Baqarah (2) ayat 168, berbunyi “Wahai manusia! Makanlah dari (makanan) yang halal dan baik yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan. Sungguh, setan itu adalah musuh yang nyata bagimu.”
Dalam surat ini dengan jelas Allah memerintahkan manusia mengonsumsi segala makanan yang halal dan menghindari segala sesuatu yang haram. Tentu saja bukan hanya jenis makanan yang dimaksud dalam ayat ini, tetapi juga bagaimana kita mendapatkan dan mengolah makanan tersebut.
Cara memproses makanan yang sedikit saja terkena suatu hal yang haram, maka menjadikan makanan yang akan kita konsumsi berubah menjadi haram.
Di ayat lain, perkara halal haram hewan sembelihan lebih jelas diterangkan Allah pada surat Al Maidah (5) ayat 3, “Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi dan daging (hewan) yang disembelih bukan atas (nama) Allah, yang tercekik, yang dipukul, yang jatuh, yang ditanduk, yang diterkam binatang buas, kecuali sempat kamu sembelih. Dan (diharamkan) yang disembelih untuk berhala. Dan (diharamkan pula) untuk mengundi nasib dengan aziam (anak panah), karena itu perbuatan fasik. Pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa untuk (mengalahkan) agamamu., sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka, tetapi takutlah kepada-Ku. Pada hari ini telah Aku sempurnakan agamamu untukmu, dan telah Aku sempurnakan nikmat-Ku bagimu, dan telah Aku ridhai Islam sebagai agamamu. Tetapi barang siapa terpaksa karena lapar, bukan karena ingin berbuat dosa, maka sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.”
Pada surat Al-An’am (6) ayat 121, Allah berfirman “Dan janganlah kamu memakan dari apa (daging hewan) yang ketika (disembelih) tidak disebut nama Allah, perbuatan itu benar-benar suatu kefasikan. Sesungguhnya setan-setan akan membisikan kepada kawan-kawannya agar mereka membantah kamu. Dan jika kamu menuruti mereka, tentu kamu telah menjadi orang musyrik.”
Segala jenis hewan menjadi halal konsumsi kecuali yang tersebut di atas. Sembelihan ayam dapat berubah menjadi haram apabila masuk dalam katagori tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi