Suara.com - Forum Ijtima Ulama dan Pemuda Islam Indonesia (PII) se-Jawa Barat mendeklarasikan dukungan terhadap Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno. Dukungan tersebut terkait Pilpres 2024.
"Kami para habib muda dan juga para kyai se-Jawa Barat menilai beliau (Sandiaga Uno) adalah paket komplit. Baik dari karakter, integritas, kapasitas beliau, kinerja beliau, akhlak beliau, kepribadian, semuanya merupakan paket komplit," ujar Habib Ahmad Taha Alhaddar ditulis Kamis (16/12/2021).
Habib Ahmad Taha menyebut Sandiaga Uno berada di peringkat teratas dalam survei Cawapres 2024. Oleh sebab itu, Taha menilai Sandiaga Uno memiliki peluang yang besar menjadi Capres.
"Beliau dinilai dari berbagai survei yang ada merupakan Cawapres tertinggi. Namun, tidak menutup kemungkinan dengan kapasitas beliau yang tinggi dan luar biasa, beliau merupakan barang mahal cocok jadi Wapres bahkan cocok jadi Calon Presiden, karena beliau sangat moderat," ucapnya.
Sementara, Pengasuh Pesantren As-Salafiyah I Sukabumi, KH Lilik Abdul Kholiq mengatakan para ulama se-Jabar bersepakat mendukung Sandiaga Uno. Menurut Lilik, Sandiaga Uno sosok yang bisa diterima semua elemen masyarakat.
"Ketika tim kami mendatangi para sesepuh, para kyai, dan para habib, ternyata semuanya satu suara. Semuanya mengharapkan pemimpin yang soleh, pemimpin yang baik, pemimpin yang bisa diterima oleh semua elemen masyarakat," kata Lilik.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL
-
Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan