Suara.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan Presiden Joko Widodo sangat berharap sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mampu membuka lapangan kerja lebih banyak. Saat ini sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif membuka lapangan kerja terbanyak 34 juta tenaga kerja.
Karena itu, untuk memperkuat sektor ekonomi kreatif yang bersanding erat dengan sektor pariwisata, pihaknya selain melakukan pendampingan dan mentoring juga memberikan pelatihan-pelatihan (workshop) agar UMKM semakin tumbuh dan berkembang dengan baik.
Harapannya, para pelaku usaha bisa mengambangkan produknya baik secara kualitas dan kuantitas. Dia mengungkapkan, inovasi adalah kunci bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk bertahan saat pandemi, khususnya jelang masa Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Sandi mengungkapkan, adanya Areif Yahya dan Triawan Munaf dalam acara AKI tersebut menunjukan kekompakan pariwisata dan ekonomi kreatif. Pasalnya pada tahun depan sektor ekraf akan dikembangkan untuk bisa menghasilkan lapangan pekerjaan.
“Karena tiga Isu utama pada tahun depan adalah peningkatan lapangan kerja semuanya dari sektor ekraf dan pariwisata,” kata Sandi ditulis Rabu (15/12/2021).
Menurutnya, selain pendampingan, workshop, inkubasi dan juga pameran menjadi yang utama bagi para UMKM ini. Selain itu ada juga pembiayaan.
“Kalau selama tiga hari ini kita hanya tampilkan pameran aja," ucapnya.
Inovasi diyakini dapat membuka peluang usaha dan lapangan kerja luas bagi masyarakat. Terlebih, UMKM memainkan peran penting sebagai tulang punggung perekonomian bangsa, dengan 60 persen dikontribusikan oleh sub sektor kuliner, kriya, dan fesyen.
Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) 2021 yang telah berjalan di 16 kota dengan mengangkat tema ‘Produk Indonesia untuk Ekonomi Kuat’ memang berfokus untuk peningkatan dari produk UMKM.
Baca Juga: Andi Harun Unggah Foto Bersama Sandiaga Uno, Warganet Kesal dan Berang: Pak Banjir
Dari pelaksanaan AKI ini Sandi mengakui bahwa pendampingan dan mentoring yang diberikan melalui program AKI ini terbukti mampu tingkatkan pendapatan peserta UMKM 10 kali lipat.
Dalam workshop yang diberikan oleh Kemenkraf, diharapkan mampu membuat pahlawan-pahlawan ekonomi atau UMKM yang membangkitkan ekonomi, menciptakan lapangan kerja. Sehingga Indonesia bangkit dan kuat.
Dia menegaskan, workshop yang dilakukan oleh kemenkraf bertujuan mempersiapkan pelaku usaha menghadapi libur Nataru. Sehingga, para pelaku UMKM dapat tetap berkreasi dalam bingkai protokol kesehatan yang ketat dan disiplin.
"Juga kita siapkan mereka untuk memasuki era baru, pariwisata dan ekonomi kreatif yang berbasis teknologi dan berbasis desain," ujar Sandiaga.
Saat ini, Kemenparekraf tengah berfokus pada sejumlah program dan kegiatan yang membangkitkan semangat dan kemampuan untuk memulihkan sektor parekraf.
Sehingga, program yang telah disusun dapat berjalan tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah
-
Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah
-
Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan
-
Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya
-
Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele
-
Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029
-
Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK
-
Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei
-
OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun
-
Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026