Suara.com - Seorang perempuan di Australia mengalami kejadian unik ketika membeli sebuah pohon natal, banyak yang menyebutnya sebagai rumput laut.
Menyadur Daily Mirror Kamis (16/12/2021), selebriti TikTok Lily dengan akun @lils.drum, mengungkapkan pengalaman uniknya ketika membeli pohon natal.
Lily mengira jika dia telah menemukan pohon natal yang sempurna di toko online, namun ketika datang tidak sesuai yang diharapkan.
"Pohon Natal Pinus Columbia 6 kaki (1,8 meter) hanya seharga 5,30 poundsterling (Rp 101.000)" tulisnya di akun TikTok.
Ketika tiba, Lily tidak sabar untuk membuka kotak pohon natal tersebut, tetapi ketika sudah tahu bentuknya ia kecewa.
Menurut pengakuan Lily, pohon tersebut tidak sesuai dengan bayangan dan harapannya. Pohon tersebut memiliki daun yang jarang dan lebih pendek.
Lily membagikan video pohonnya dengan para penggemarnya di TikTok. Tak butuh waktu lama, langsung mengundang beragam komentar.
Sejak ia posting, video itu telah dilihat lebih dari tiga juta kali, dengan suka dan komentar yang tak terhitung jumlahnya.
"Kmart Australia, Anda harus menjelaskan beberapa hal," tulisnya.
Baca Juga: Kondisi Victoria Australia Jelang Natal, Kasus Covid-19 Varian Omicron Meningkat
Dia kemudian menunjukkan pohon yang dia beli. Pohon itu hampir tidak memiliki cabang dan daun yang sangat sedikit.
Salah satu warganet bahkan tertawa dan mengatakan pohon natal itu tampak seperti rumput laut. Namun, warganet lain mengatakan Lily tetap harus menghias pohon itu.
Dalam video lanjutan, Lily menunjukkan pohon natal tersebut sudah dalam keadaan dihias, namun ia tetap mengeluh jika masih terlihat sedih.
Namun, akhirnya, Lily berhasil membuat pohon tersebut menjadi lebih indah dengan meminta bantuan seorang teman dan mendekorasi pohon tersebut.
Dia berhasil menutupi pohon buatan dengan pernak-pernik yang meriah dan sesuai dengan kemeriahan hari raya natal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Anggota Komisi VI Kaget Tahu Impor Mobil India dari Media: Semestinya Dibahas Dulu di DPR
-
Bye-bye Tiang Monorel! Rasuna Said Bakal Punya Trotoar Estetis dan Jalur Sepeda Modern
-
Jateng Ribut Pajak Kendaraan Naik, Jabar Adem Ayem: Dedi Mulyadi Justru Turunkan Tarif
-
Bawa Reserse dan Labfor, Kapolda Riau Cek Lokasi Penemuan Anak Gajah Mati di Tesso Nilo
-
Dari Konten Fungsi Helm ke Teror Digital: Mengapa Petugas Damkar Depok Diincar dan Diintimidasi?
-
Tok! Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan Divonis 9 Tahun Penjara Kasus Korupsi Minyak
-
Menkeu Purbaya Dapat Gift Paus Saat Live TikTok, KPK: Kalau Ragu Lapor, Ingat Jenderal Hoegeng
-
Kekerasan Terus Berulang, Peneliti BRIN Minta Berhenti Gunakan Kata Oknum untuk Polisi Bermasalah
-
Viral "Cukup Aku WNI", Dirjen AHU: Orang Tua Tak Bisa Sepihak Ganti Status Kewarganegaraan Anak
-
Dari Perca Batik ke Ikon Ramadan: Kisah Peci Jogokariyan Tembus Pasar Mancanegara