Suara.com - Penyanyi pop Billie Eilish menggambarkan bagaimana dia telah mengalami mimpi buruk setelah menonton pornografi "kasar" pada usia 11 tahun.
Diwawancara di SiriusXM, gadis berusia 19 tahun itu mengatakan bahwa dia sekarang merasa "hancur" setelah mengenang kembali paparannya terhadap konten tersebut.
Eilish mengatakan pengalaman itu sempat membawanya untuk "tidak mengatakan tidak pada hal-hal yang tidak baik" ketika dia mulai berhubungan seks.
"Itu karena saya dulu mengira itulah yang seharusnya membuat saya tertarik," kata pemenang Grammy Award tersebut.
Baca juga:
- Grammy 2020: Kemenangan besar Billie Eilish dan duka untuk Kobe Bryant
- Curahan hati terbesar Adele: Dari rasa malu atas perceraiannya, berat badan turun drastis, hingga Taylor Swift
Eilish, yang akan menginjak usia 20 tahun, telah menghabiskan sebagian besar masa remajanya dalam sorotan publik.
Dia sudah dikenal sebagai figur yang suka mengenakan gaya pakaian longgar dan secara teratur berbicara tentang citra tubuh dan seksualitas saat tumbuh dewasa.
Topik pornografi itu muncul dalam wawancara saat membicarakan sebuah lagu berjudul Male Fantasy di album baru Eilish, Happier Than Ever.
Kepada Howard Stern yang mewawancarainya, Eilish mengaku kini dia menganggap porno "adalah aib" setelah menonton konten yang dia gambarkan sebagai "kekerasan" dan "kasar" saat tumbuh dewasa.
Baca Juga: Lecehkan Istri Isa Bajaj, Ujeng: Saya Habis Nonton Porno dan Minum Alkohol
Eilish secara khusus mengkritik cara pornografi menggambarkan tubuh dan pengalaman seksual perempuan.
"Saya saat itu tidak mengerti mengapa itu hal yang buruk - saya kira itu adalah bagaimana Anda belajar untuk berhubungan seks," kata Eilish soal menonton pornografi. Dia menambahkan ibunya pun "ngeri" ketika dia memberitahunya.
"Saya dulu pendukung dan saya ketika itu mengira saya bagian dari mereka dan akan membicarakannya dan berpikir saya sangat keren karena tidak memiliki masalah dengannya dan tidak melihat mengapa itu hal buruk."
Penyanyi merangkap penulis lagu itu mengatakan dia yakin melihat konten itu saat masih sangat muda telah "menghancurkan" otaknya dan menyebabkan dia mengalami mimpi buruk.
Baca juga:
- Korban revenge porn: 'Saya berkali-kali mencoba bunuh diri'
- Kasus video seks: Apa hukum yang tepat bagi penebar 'revenge porn'?
- Tragedi perempuan Italia yang bunuh diri karena video seks beredar viral
Eilish mengatakan itu adalah "masalah nyata" bahwa pornografi dapat merusak pemahaman yang lebih luas tentang apa yang normal selama berhubungan seks, termasuk menyangkut suka sama suka.
Pandangan tersebut ditegaskan oleh para ahli yang berfokus pada kesejahteraan anak, termasuk Unicef, yang mengatakan paparan pornografi di usia muda bisa berbahaya.
Mereka mengatakan pornografi yang menggambarkan tindakan kasar dan misoginis dapat menjadikannya sesuatu yang wajar, serta menyebabkan kesehatan mental yang buruk dan dampak negatif lainnya pada anak-anak.
Eilish juga membahas berbagai masalah lain dalam wawancaranya itu, termasuk berkencan di depan umum dan tertular Covid-19 awal tahun ini meskipun telah divaksinasi.
"Saya tidak mati, dan saya tidak akan mati karenanya, tetapi penyakit tersebut tidak menghilangkan rasa betapa menyedihkannya itu. Itu mengerikan," katanya, seraya menambahkan bahwa dia tidak sehat selama hampir dua bulan.
Berita Terkait
-
Billie Eilish Menang Song of the Year Grammy 2026 Lewat Lagu Wildflower
-
Detik-Detik Billie Eilish Terseret hingga Nyaris Tersungkur Ditarik Penggemar di Konser Miami
-
Billie Eilish Beber Tengah Kolaborasi Proyek dengan Sutradara Titanic
-
Menelusuri Makna Sindiran Halus Lewat Lagu Billie Eilish Bertajuk Bad Guy
-
Billie Eilish Beber Tengah Bersiap Rilis Musik Baru hingga Gelar Tur Dunia
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Komisi III DPR RI Sayangkan Guru Honorer di Probolinggo Dipidanakan karena Rangkap Jabatan
-
Sebut Dakwaan Jaksa Tidak Terbukti, Kerry Riza Minta Pembebasan dan Pengembalian Aset
-
Tragedi NS dan Fenomena Filisida: Mengapa Rumah Jadi Ruang Berbahaya bagi Anak?
-
Kubu Kerry Riza Sebut Jaksa Paksakan Keputusan Bisnis Jadi Tindak Pidana Korupsi
-
Konflik Kartel Meksiko Geser Rantai Pasok Narkoba ke Indonesia, BNN Waspadai Jalur Alternatif
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
Jelang Vonis Korupsi Pertamina, Ketua Hakim Beri Peringatan Keras: Jangan Coba-coba Pengaruhi Kami!
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Kerry Adrianto Merasa Dijebak dalam Kasus Korupsi Pertamina
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan