Suara.com - Lembaga survei Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) merilis survei terbaru terkait kecenderungan perilaku politik pemilih nasional. Hasilnya Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo unggul jika Pemilihan Presiden (Pilpres) dilakukan pada saat survei.
Direktur Eksekutif SMRC Sirojudin Abbas mengatakan, berdasarkan tiga nama yang selalu ada di urutan atas yaitu Ganjar Pranowo, Prabowo, dan Anies Baswedan diketahui Ganjar mendapatkan dukungan terbesar. Survei tersebut dilakukan pada orang yang tahu ketiga tokoh tersebut.
“Survei dilakukan dengan pengetahuan pemilih seperti apa dan siapa yang akan dipilih dari tiga nama tersebut. Hasilnya Ganjar mendapat dukungan terbesar,” kata Sirojudin Abbas ditulis Rabu (29/12/2021).
Dia menyebut dalam hasil simulasi terbuka 43 nama Ganjar mendapat dukungan terbesar sebanyak 27,9 persen disusul Prabowo 15,1 persen dan terakhir Anies 14,7 persen. Sedangkan jika jumlah survei dikurangi 15 nama, Ganjar unggul 32,2 persen, Prabowo 17 persen, dan Anies 16,3 persen.
“Kita melihat efek tahu ini cukup berpengaruh terhadap perubahan peta dukungan. Karena jika di awal simulasi 15 nama elektabilitas Ganjar dan Prabowo seimbang, tapi di kalangan warga yang sama-sama mengenal tiga tokoh Ganjar unggul dari Prabowo dan Anies,” jelasnya.
Survei SMRC ini dilakukan secara random (multistage random sampling) pada 2.420 responden yang ada di seluruh warga Indonesia. Adapun waktu wawancara dilakukan pada 8-16 Desember 2021 dan margin of error diperkirakan sekitar 2,2 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
Terkini
-
Iran Tantang Donald Trump: Siap 'Sambut' Militer AS di Selat Hormuz
-
Kisah Pak Minta: Curi Labu Siam Demi Menu Buka Puasa Ibu yang Renta hingga Tewas Dipukuli Tetangga
-
Pezeshkian Telepon Putin, Minta Rusia Mendukung Hak-hak Sah Rakyat Iran
-
Vidi Aldiano Berpulang, Wapres Gibran: Indonesia Kehilangan Talenta Muda Berbakat
-
Ingatkan Pemerintah, JK Minta Indonesia Jangan Hanya Menjadi Pengikut Donald Trump
-
Kini Minta Maaf, Terungkap Pekerjaan Pengemudi Konvoi Zig-zag yang Viral di Tol Becakayu
-
Presiden Iran: Negara-negara Arab Tak Akan Lagi Diserang, Asal Tak jadi Alat Imperialis AS
-
Golkar 'Sentil' Bupati Fadia: Fokus Proses Hukum di KPK, Tak Perlu Alasan Tak Paham Birokrasi
-
Trump Minta Iran Menyerah Tanpa Syarat, Balasan Presiden Pezeshkian: Tak Akan Pernah
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!