Suara.com - Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Dede Yusuf, turut menyoroti rencana Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan alias Iwan Bule yang ingin masuk ke dalam ruang ganti Timnas Indonesia di final Piala AFF 2020.
Dede meminta Iwan untuk fokus saja persiapkan bonus ketimbang melakukan hal yang kurang penting.
"Kita harus fokus pada bonus apa yang akan diberikan jika keluar sebagai juara," kata Dede saat dihubungi, Rabu (29/12/2021).
Sebagai mana regulasi AFF poin 32.1 dan 32.2 keinginan Iwan tersebut dilarang.
Dalam poin 32.1 disebut 'setiap pemain dan ofisial tim peserta akan mendapatkan kartu akreditasi yang diotorisasi kesekjenan AFF'.
Kemudian poin 32.2 disebutkan 'Setiap tim harus memastikan tak ada orang yang tidak sah untuk diizinkan ke ruang ganti tim, lapangan, atau semua arena akses kontrol tanpa memiliki kartu akreditasi'.
Dede mengatakan, jika sudah ada larangan maka sebaiknya Iwan tidak melakukan untuk masuk ke ruang ganti pemain. Menurutnya hal tersebut tak perlu dilakukan.
"Kalau tidak boleh sesuai aturan baiknya tidak perlu," tuturnya.
Lebih lanjut, jika Iwan masuk ke dalam ruang ganti pemain dianggap juga tak mengubah situasi apa pun.
Baca Juga: Komisi X DPR Dukung Kemendikbudristek Hapus Jurusan IPA, IPS Dan Bahasa
"Karena tidak akan merubah apapun, hanya memberikan semangat saja," tandasnya.
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, meminta dukungan suporter saat Skuad Garuda menghadapi Thailand dalam leg pertama final Piala AFF 2020, Rabu (29/12/2021) malam WIB.
Duel timnas Indonesia vs Thailand di leg pertama final Piala AFF 2020 akan berlangsung di Stadion Nasional, Singapura, pukul 19.30 WIB.
Sedari babak penyisihan grup, ajang Piala AFF 2020 memperbolehkan penonton untuk hadir langsung di stadion. Setiap timnas Indonesia bermain, para fans Merah Putih juga tak ketinggalan memberi dukungan langsung.
Namun, Shin Tae-yong menganggap dukungan dari suporter Indonesia harus lebih ditingkatkan pada laga final. Fans harus "memerahkan" stadion guna memompa semangat penggawa skuad Garuda.
"Saya ingin suporter terus mendukung, bahkan dengan semangat yang lebih. Saya merasa pemain pasti merasakan energi tanbahan dengan dukungan para suporter di sini," kata Shin Tae-yong dilansir dari laman PSSI.
Berita Terkait
-
Prediksi Dede Yusuf Jelang Leg Pertama Final Piala AFF 2020: Timnas Indonesia Pasti Menang
-
Iwan Bule Pergi ke Singapura Mau Masuk Ruang Ganti Pemain, Wapres Maruf Bilang Begini
-
Komisi X DPR Dukung Kemendikbudristek Hapus Jurusan IPA, IPS Dan Bahasa
-
Lolos ke Semifinal Piala AFF 2020, Ketum PSSI: Timnas Indonesia Jawab Keraguan
Terpopuler
- 3 Mobil Bekas Daihatsu untuk Lansia yang Murah, Aman dan Mudah Dikendalikan
- Apa Perbedaan Sepatu Lari dan Sepatu Jalan Kaki? Ini 6 Rekomendasi Terbaiknya
- 5 Mobil Bekas Toyota Pengganti Avanza, Muat Banyak Penumpang dan Tahan Banting
- 27 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 3 Januari 2026: Ada Arsenal 110-115 dan Shards
- iQOO 15R Lolos Sertifikasi Resmi, Harga Diprediksi Lebih Terjangkau
Pilihan
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
-
Eksplorasi Museum Wayang Jakarta: Perpaduan Sejarah Klasik dan Teknologi Hologram
-
4 Rekomendasi HP Murah RAM 8 GB Baterai Jumbo, Aman untuk Gaming dan Multitasking
-
4 HP Murah Layar AMOLED RAM 8 GB Terbaik, Visual Mewah Lancar Multitasking
Terkini
-
5 Fakta Reaksi Rakyat Venezuela Usai Presiden Nicolas Maduro Ditangkap AS
-
Operasi AS di Venezuela Dinilai Tak Berdampak Signifikan ke Indonesia, Ini Alasannya
-
Laras: Yang Mulia, Mohon Bebaskan Saya dan Tunjukkan Negara Ruang Aman untuk Perempuan Bersuara
-
Menkum Soal Stiker WA Pejabat: 'Jempol Oke', Tapi Awas Batasan Ini
-
RSJ Grhasia DIY Tangani Mayoritas Pasien Skizofrenia Usia Produktif
-
Usai Presiden Venezuela Ditangkap Militer AS, Dave Laksono: Keselamatan WNI Adalah Prioritas
-
4 Gebrakan Dasco yang Percepat Penanganan Pemulihan Bencana Aceh
-
Lelah Geser Kanan-Kiri? Gen Z Jakarta Kembali ke Biro Jodoh 'CV' di Mal
-
KUHP Baru Mulai Berlaku, Nikah Siri dan 'Kumpul Kebo' Kini Diancam Penjara 6 Tahun
-
Minta Dibebaskan, Laras Faizati: Masyarakat Resah Karena Polisi Bunuh Warga, Bukan Karena Saya