Suara.com - Tiga orang pria yang melakukan perjalanan sejauh 1.100 km selama 13 jam akhirnya ditangkap polisi karena mencuri ponsel.
Menyadur Global Times Kamis (30/12/2021), polisi Kabupaten Siyang, Provinsi Jiangsu, China Timur, menangkap tiga tersangka kriminal dari Fuzhou, Provinsi Fujian, China Timur.
Trio tersebut melakukan perjalanan panjang dan melelahkan dengan taksi hanya untuk mencuri ponsel.
Media lokal Siyang melaporkan pada hari Minggu polisi menerima telepon tanggal 14 Desember pada pukul 2 pagi dari pemilik toko ponsel yang mengatakan tokonya telah dibobol dan ponselnya dicuri.
Polisi dengan cepat mengambil rekaman pengawasan tempat kejadian, yang menunjukkan dua pemuda menyobek tirai pintu dan merangkak ke dalam toko.
Sementara seorang pemuda lain berdiri di pintu untuk menonton. Kedua pria dengan panik mencari properti di toko dan segera melarikan diri setelah mencuri telepon.
Setelah mengetahui ciri-ciri fisik ketiga tersangka, serta arah yang mereka ambil setelah kabur, polisi segera menangkap ketiganya dalam waktu lima menit, lapor media.
Hal yang membuat polisi bingung, ketiga pria, yang berasal dari Fuzhou, naik taksi 13 jam ke Siyang, lebih dari 1.100 kilometer jauhnya, untuk mencuri ponsel.
Perjalanan itu mungkin menelan biaya sekitar 3.300 yuan ($ 518), menurut aplikasi pemanggil taksi.
Baca Juga: Maling di Lamongan Ini Kepergok Mencuri Drum Plastik, Untung Warga Baik Hati
Kasusnya sedang didalami dan tidak ada informasi lebih lanjut tentang motivasi tersangka dari pencurian jarak jauh tersebut. Banyak netizen yang mengaku bingung dengan rencana cerdik ketiganya.
"Mereka membayar taksi yang cukup untuk membeli telepon yang bagus. Apakah pencuri sekarang mengabaikan biayanya?" kata seorang pengguna Sina Weibo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG
-
Nanik S Deyang Tunjuk Agustina Arumsari sebagai Juru Bicara BGN
-
Peran BGN Terlalu Luas, Komnas HAM Desak Revisi Perpres MBG
-
Polisi hingga DPR Kelola SPPG, Guru Ngeluh Kesulitan Mengadu soal MBG
-
BGN Akui Motor Listrik Masih Menumpuk, Semua Aset Era Dadan Hindayana Akan Dimaksimalkan
-
Cek Langsung Penerima BSPS di Jakbar, Mendagri Dorong Pemda Perluas Dukungan Bedah Rumah lewat APBD
-
Prabowo Terima Utusan Qatar, Kerja Sama Investasi dan Pembangunan Jadi Fokus Pembahasan
-
Siapa Perwakilan Mahasiswa Demo yang Temui Gibran Hari Ini
-
Anggaran MBG 2027 Tembus Rp270 Triliun, Masih Pakai Dana Pendidikan dan Kesehatan
-
Tak Lagi Flat Rp6 Juta, BGN Ubah Aturan Insentif SPPG, Begini Skemanya