"Bahkan ketika istri pelaku mendapati suaminya itu pada saat malam mereka tidur barenga naik ke atas tiba-tiba mendapati si pelaku sedang melakukan perbuatan tidak senonoh dengan korban," ujar Asep.
"Enggak bisa apa-apa itu istrinya," imbuhnya.
4. Perkosa Sepupu saat Istri Hamil
Bukan hanya 13 santri, sepupu sendiri bahkan jadi korban kebejatan Herry. Perbuatan tak manusiawi itu bahkan dilancarkan saat istrinya tengah hamil besar.
"Si pelaku ini juga melakukan hal itu terhadap sepupunya. Sepupu istrinya dan itu dilakukan saat si istri pelaku dalam kondisi hamil besar," ujar Asep.
5. Istri Trauma Pertumbuhan Anak Tergangu
Mengetahui suaminya perkosa sepupu, istri Herry taruma di masa kehamilan. Hal ini yang juga berdampak pada anaknya.
Asep mengatakan bahwa anak Herry mengalami masalah pertumbuhan.
"Mohon maaf, istrinya saking terdampak, anak yang dilahirkan pertumbuhan tidak normal," ungkap Asep.
Baca Juga: Kasihan tapi Kocak, Viral Bocah Kepalanya Tersangkut Saringan Makanan
6. Sembilan Anak Lahir
Telah diketahui bahwa sembilan anak lahir akibat perbuatan keji Herry Wirawan. Bahkan seorang santri tercatat pernah melahirkan dua kali.
7. Istri Diminta Bantu Urus Bayi
Tak punya hati, Herry bahkan meminta istrinya untuk membantu mengurus bayi-bayi yang dilahirkan oleh santrinya.
"Karena kondisi yang otak dibekukan tadi sehingga dia pun akhirnya nurut ketika disuruh oleh pelaku itu untuk mengurus anak yang sebenarnya dilahirkan akibat pelaku," ungkap Asep.
8. Kata-Kata Manipulatif
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK
-
Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam
-
Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu
-
Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur
-
Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru
-
Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni
-
Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden
-
Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO
-
Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau
-
Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja