7 Daerah di Jateng Naik Level PPKM, Ganjar: Masih Terkendali

Selasa, 04 Januari 2022 | 17:00 WIB
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Suara.com - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo merespon adanya kenaikan level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang terjadi di beberapa daerah mulai Senin (3/1/2022). Menurutnya, kasus penyebaran COVID-19 di Jawa Tengah sampai saat ini masih terkendali.

"Alhamdulillah sampai hari ini masih terkendali (penyebaran COVID-19), termasuk selama 4 hari tidak ada yang meninggal. Penambahan kasus di banyak kabupaten mayoritas 0 menurut saya bagus," kata Ganjar, Selasa (4/1/2022).

Ganjar mengungkapkan, meningkatnya status level PPKM beberapa daerah di Jawa Tengah dari level 1 ke level 2 ini disebabkan karena adanya kasus baru COVID-19. Namun, hal ini tidak akan mempengaruhi upaya pemerintah dalam menekan laju penyebaran COVID-19.

"(Kenaikan) karena ada nambah saja, kemungkinan kasus baru, biasa aja sebenernya belum mencemaskan karena indikator kita bagus. Yang lain kan ada syarat sifatnya teknis, berapa persen pencapaiannya (vaksinasi COVID-19) dan yang kurang kurang pencapaian itu yang kita genjot (percepatan vaksinasi)," bebernya.

Ganjar menyebut, terdapat dua daerah yang memiliki capaian vaksinasi COVID-19 rendah, yakni Pemalang dan Brebes. Sehingga, pemerintah daerah setempat langsung menggelar percepatan vaksinasi COVID-19.

"Ya kalau cuma syarat administrasi ini mau dizonain apa aja buat saya gak masalah, kalau cuma levelingnya tapi kalau kasusnya alhamdulillah sampe hari ini terkendali," tutupnya.

Sebelumnya, pemerintah memperpanjang PPKM Jawa-Bali hingga 17 Januari 2022. Terdapat 7 daerah di Jawa Tengah mengalami peningkatan level PPKM dari semula di level 1 naik jadi level 2.

Antara lain, Kabupaten Temanggung, Kota Tegal, Kota Semarang, dan Kota Pekalongan. Lalu Kabupaten Kendal, Kabupaten Semarang, serta Kabupaten Demak.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com