Suara.com - Satu keluarga di Cipinang Melayu, Kecamatan Makassar, Jakarta Timur diduga diserang sekelompok pria yang tidak dikenal pada Sabtu (1/1/2022) sekitar pukul 03.00 WIB lalu.
Kanit Reskrim Polsek Makassar, Iptu Mochamad Zen mengatakan, para terduga pelaku dalam keadaan mabuk. Mereka datang langsung melakukan pemukulan.
"Jadi datang tiba-tiba sekelompok orang mukulin satu keluarga, barang-barang di rumah dijarah," kata Zen saat dikonfirmasi wartawan pada Selasa (4/1/2022) malam.
Dia pun menduga para pelaku sedang mencari musuh. Namun karena tidak menemukan, akhirnya melakukan penyerangan terhadap satu keluarga.
"Kayaknya dia nyari musuh, habis minum-minum tahun baru, malah sasaran rumah dirampok" ujarnya.
Dalam peristiwa tersebut, sebanyak enam orang menjadi korban. Dua di antaranya merupakan perempuan. Mereka mengalami luka-luka.
"Korbannya ada enam satu keluarga semua. Ada ibu-ibu dua, diseret-seret sampai luka-luka, udah divisum ini," ucap Zein.
Kata dia, para terduga pelaku telah diamankan. Mereka berjumlah tujuh orang, kekinian masih dalam proses penyelidikan.
"Masih diperiksa. Nanti akan kami kabarkan kembali kelanjutannya," imbuh Zein.
Baca Juga: Pelaku Jambret HP Remaja Putri di Pasar Rebo Dibekuk Polisi
Berita Terkait
-
Pelaku Jambret HP Remaja Putri di Pasar Rebo Dibekuk Polisi
-
Sempat Buron, Dosen Unri Otak Perusakan Sejumlah Rumah Buruh Ditangkap
-
Jaksa Hanya Tuntut Gaga Muhammad 4,5 Tahun Karena Sopan, Netizen: Bukan Karena Kasusnya
-
Dipekerjakan Dalam Proyek Sumur Resapan, Sejumlah Warga Bidara Cina Mengaku Belum Dibayar
-
Tiga Remaja Pondok Kelapa Jebak Pemuda 19 Tahun, Modus Ajak Kencan Berujung Pemalakan
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
Terkini
-
Skandal Korupsi Lingkaran Prabowo, Uji Transparansi dan Integritas Penegakan Hukum
-
Prabowo Perintahkan Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30200 GT
-
Pimpinan Ponpes Pembakar Santri Segera Ditahan, Polisi Ungkap Fakta Miris Sejak 2005
-
DPR Cium Aroma Intervensi Elite Kasus Pembakaran Santri Lombok, Singgung Jaringan Nahdlatul Wathan
-
BNI Lakukan Serangkaian Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR
-
Kejagung Bantah Febrie Adriansyah Umrah Usai Tersangka: Sudah Dicekal, Masih di Indonesia
-
KPK Masih Buka Peluang Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Siap Pantau
-
Ngeri! Sebelum Dibakar, Santri di Lombok Diduga Sering Disiksa Anak Pemilik Ponpes
-
Habiburokhman Jawab Kritik Mahfud MD: Kasus Febrie Diserahkan ke Kejagung Demi Redam Friksi
-
MPLS Sekolah Rakyat Digelar Empat Gelombang, Gus Ipul: Tiap Titik harus Aman dan Nyaman