Suara.com - Beredar keluhan warganet yang rumah ibunya dipakai parkir sembarangan hingga pagar dibuka tutup tanpa izin. Keluhan itu telah menjadi viral.
Keluhan itu diunggah melalui akun Twitter @SeputarTetangga, Kamis (6/1/2022).
"Kok bisa ya malunya gak ada," kicau akun @SeputarTetangga seperti dikutip Suara.com, Jumat (7/1/2022).
Pada awalnya, warganet ini bercerita bahwa di depan rumah ibunya ada taman rumput sebesar lapangan futsal.
Saat itu, di kampungnya sedang ada pembangunan masjid sehingga parkiran umum yang di kampungnya itu hilang.
Ia mengaku jika saat itu banyak orang yang putar balik dan parkir ke taman rumput.
"Akhir-akhir ini banyak banget orang yang putar balik, atau parkir masuk ke taman rumput," jelasnya.
Orang-orang yang parkir itu masuk ke rumah ibunya seenaknya jika pagarnya terbuka. Tidak hanya itu, mereka juga tiba-tiba membuka pagar tanpa seizin pemilik rumah untuk memarkirkan mobilnya.
"Pokoknya kalau pagar terbuka udah deh pada bebas muter balik atau parkir tanpa izin. Kemarin tiba-tiba ada yang buka pagar, terus parkir abis itu izin titip mobil pergi," lanjutnya.
Baca Juga: Nyesek Angkut Telur Malah Hancur di Jalan, Reaksi Penjual Jadi Sorotan: Tetap Happy Kiyowo
Ia dan anggota keluarga lainnya merasa kebingungan karena awalnya mengira itu tamu ibunya karena bisa buka dan tutup pagar sendiri.
"Kita semua yang lagi di halaman bingung dikira tamunya mama, kok bisa buka pagar sendiri, tutup sendiri terus parkir," tulisnya.
Keluarganya merasa sungkan untuk menegur lantaran pengendara mobil itu sudah turun dan memarkirkan mobilnya.
"Di rumah mama emang ada 3 mobil parkir, 1 di carport, 2 di halaman, apa dikiranya rumah mama aku parkiran umum ya," lanjutnya.
Ia mengaku kesal dengan para pengendara mobil yang tidak punya adab karena seenaknya parkir di rumah ibunya dan sekadar putar balik tanpa izin
"Suka kesel sama yang ga punya adab main masukin mobil, sekedar muter (tanpa minta izin). Kita ga gila hormat atau gimana, tapi kan ada tata kramanya gimana kalo mau muter atau titip parkir mobil," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Kebakaran Rumah Mewah Tertua di Pekanbaru, Pemadaman Masih Berlangsung
-
Greget! Temukan Tokek Segede Gaban di Kamar Mandi, Warganet Heboh: Uang Nemplok di Dinding
-
Walimah Berubah Jadi Takziah Akad di Depan Jenazah, Pengantin Tak Bisa Bendung Air Mata
-
Tak Banyak yang Tahu, Begini Produksi Sandal Jepit Legend
-
Nyesek! Relawan Diremehkan YouTuber Lokal: Tahu Apa Soal Semeru, Diketawain Warga Sampeyan
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar
-
Megawati Tiba di Rakernas PDIP, Siapkan Arahan Tertutup Usai Disambut Prananda Prabowo