Suara.com - Angka penularan Covid-19 di Jakarta belakangan ini mengalami peningkatan. Bahkan di pekan pertama 2022 ini, jumlah kasus aktif di ibu kota sudah menyentuh lebih dari 1.000 kasus.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia mengatakan, hingga Kamis (6/1/2022) malam kemarin, jumlah kasus aktif Covid-19 di ibu kota mencapai 1.170 kasus.
Namun, mayoritas pasien yang terjangkit Covid-19 dikonfirmasi terpapar setelah melakukan perjalanan ke luar negeri.
"Perlu digaris bawahi bahwa 908 orang dari jumlah kasus aktif adalah pelaku perjalanan luar negeri," ujar Dwi dalam keterangan tertulis, Jumat (7/1/2022).
Secara keseluruhan pada Kamis kemarin, angka positif Covid-19 di ibu kota bertambah 267 orang.
"Sedangkan, kasus positif baru berdasarkan hasil tes PCR hari ini bertambah 267 orang sehingga total 866.331 kasus, yang mana 220 di antaranya adalah pelaku perjalanan luar negeri," kata dia.
Ia kemuidan meminta masyarakat waspada terhadap penularan varian baru virus corona, omicron atau B.1.1.529 yang kini terus melonjak di ibu kota.
Sejauh ini, tercatat sudah ada 251 orang yang terpapar Omicron. Dari jumlah tersebut, sebanyak 239 orang atau 95 persen merupakan pelaku perjalanan luar negeri.
Sementara itu, 12 kasus lainnya merupakan transmisi lokal.
Baca Juga: Benarkan Diri Terjangkit Covid-19 Varian Omicron, Ashanty Beri Penjelasan, Warganet: GWS
Hingga saat ini, total kasus Covid-19 di DKI Jakarta hingga saat ini sudah mencapai 851.572 kasus. 866.331 orang dinyatakan telah sembuh dengan tingkat kesembuhan 98,3 persen.
Sedangkan, sebanyak 13.589 orang meninggal dengan tingkat kematian 1,6 persen.
"Tingkat kematian karena Covid-19 di Indonesia sebesar 3,4 persen," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT