Suara.com - Proses SNMPTN 2022 telah dimulai dan memilih jurusan SNMPTN merupakan hal yang menantang. Selain disesuaikan dengan bakat dan minat, biasanya acuan selanjutnya adalah mengenai kesempatan kerja. Tapi ternyata tak hanya jurusan populer saja, jurusan SNMPTN yang jarang diminati juga memiliki peluang kesempatan kerja yang tinggi.
Lalu apa saja jurusan SNMPTN yang jarang diminati itu? Beberapa jurusan yang jarang diketahui ini ada di beberapa kampus ternama. Misalnya seperti Universitas Indonesia dan Universitas Gadjah Mada, hingga ke Institut Teknologi Bandung. Selengkapnya, simak di bawah ini.
Jurusan yang Jarang Diminati di ITB
Kampus yang berlokasi di Bandung ini cukup terkenal dengan kualitas pendidikannya. Lingkungan kreatif dan etos kerja tinggi, membuat budaya ITB begitu dikenal. Beberapa jurusan SNMPTN yang jarang diminati antara lain :
- Sekolah Teknik Elektro dan Informatika
- Jurusan di Fakultas MIPA
- Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati, Program Rekayasa
- Jurusan di Fakultas Senirupa dan Desain yang ada di Kampus Cirebon
Meski terdengar familier, namun keempat tujuan SNMPTN ini jarang peminat pada penerimaan mahasiswa baru tahun 2021 lalu.
Jurusan yang Jarang Diminati di UGM
Pada Universitas Gadjah Mada sendiri ada beberapa jurusan yang sebenarnya memiliki potensi kesempatan kerja luas, namun justru sepi peminat. Berikut ini jurusan SNMPTN yang jarang diminati di UGM:
- Agroteknologi
- Agribisnis
- Peternakan
- Kehutanan
- Geografi Lingkungan
- Arkeologi
- Sejarah
- Sastra Jawa
- Sastra Prancis
- Sastra Jepang
Cukup banyak bukan? Siapa tahu, di penerimaan mahasiswa baru yang akan datang Anda atau orang yang Anda kenal ingin masuk ke salah satu jurusan tersebut.
Jurusan yang Jarang Diminati di UI
Baca Juga: 15 Jurusan Sepi Peminat di UGM, Peluang Lolos SNMPTN 2022 Besar!
Universitas Indonesia sendiri jadi salah satu kampus dambaan banyak orang. Lokasinya ada di Jakarta, dan memiliki banyak kemudahan akses ke semua fasilitas yang diperlukan. Setidaknya ada 10 jurusan yang jarang diminati di kampus ini.
- Geografi
- Fisika
- Ilmu Keperawatan
- Teknik Perkapalan
- Teknik Elektro
- Sastra Daerah untuk Sastra Jawa
- Sastra Rusia
- Ilmu Filsafat
- Arkeologi
- Ilmu Sejarah
Padahal kesempatan kerja yang dimiliki lulusan jurusan tersebut sebenarnya terbuka lebar. Namun entah karena apa, peminatnya juga sepi di SNMPTN tahun 2021 lalu.
Itu tadi informasi terkait dengan jurusan SNMPTN yang jarang diminati. Semoga bisa jadi insight baru dan berguna, sehingga bisa dimanfaatkan untuk kepentingan yang Anda miliki.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Bahlil Mantap Nyaleg 2029: Wartawan Jangan Tanya Lagi, Saya Caleg!
-
Kemensos Gandeng YLKI Tindaklanjuti Aduan BPJS PBI Nonaktif, Puluhan Laporan Masuk
-
Gus Ipul Minta Wali Kota Denpasar Cabut Pernyataan soal BPJS PBI
-
Mudik Gratis BUMN 2026 Resmi Dibuka, Jasa Raharja Siapkan Kuota 23.500 Pemudik
-
Gempa Beruntun M 5,5 Guncang Karatung dan Melonguane Sulawesi Utara
-
Gunung Semeru Lima Kali Erupsi Hari Ini, PVMBG Ungkap Lima Titik Waspada
-
Gus Ipul Ajak ASN Kemensos Turun Ground Check DTSEN
-
Kisah Dokter Diaspora Terobos Sekat Birokrasi demi Misi Kemanusiaan di Sumatra
-
Sarmuji Luruskan Fatsun Politik Fraksi Golkar: Bukan Larang Kritik Prabowo-Gibran, Tapi Ada Etikanya
-
Respons Keluhan Warga, Kemensos Libatkan YLKI Awasi Penonaktifan BPJS PBI