Suara.com - Kamu mungkin bertanya-tanya bagaimana tanggal 14 Februari pada akhirnya bisa dinyatakan sebagai hari kasih sayang atau Hari Valentine? Bagaimana sejarah dan asal usul Hari Valentine?
Nah, pada kesempatan ini kamu akan segera mengetahui tentang asal usul Hari Valentine dan perayaannya di seluruh dunia. Simak artikel ini sampai habis!
Asal Usul Hari Valentine
Pada awal kemunculan Hari Valentine pada abad ke-5, konon perayaan valentine hanya sebatas ritual saja. Kemudian pada abad 19-20, perayaan valentine telah berubah menjadi komersial. Sehingga memunculkan pencetakan kartu ucapan valentine secara besar-besaran.
Ungkapan kasih sayang pun tidak hanya ditujukan kepada lawan jenis saja, tetapi juga pada orang tua, saudara, dan juga teman. Valentine adalah sebuah perayaan yang berasal dari zaman romawi, hal ini dibuktikan dengan ditemukannya beberapa literasi yang mengacu pada lokasi tersebut.
Walaupun masih simpang siur, namun telah umum diketahui bahwa valentine mengacu pada nama seorang martir yaitu Santo Valentine atau Valentinus, seorang imam dan uskup Terni (dekat Roma). Valentine menentang kebijakan Kaisar Romawi Claudius II yang melarang untuk menikah muda, terutama bagi mereka yang masih dinas tentara atau pegawai kekaisaran.
Kaisar Claudius II menganggap bahwa prajurit dan pejabat yang belum menikah dapat lebih diandalkan dan efektif menjalankan tugas. Namun Santo Valentine menikahkan pasangan muda yang jatuh cinta. Atas ketidakpatuhannya tersebut, Valentine lantas dipenjara dan dihukum mati.
Selama dalam tahanan, Santo Valentine menyembuhkan anak gadis kepala penjara yang buta karena ketekunannya berdoa. Maka untuk membalas jasa Valentine, kepala penjara menyelundupkan surat-suratnya kepada generasi muda Roma.
Dalam surat terakhir sebelum eksekusi, Valentine membubuhkan frasa penutup, yaitu "from your Valentine". Eksekusi Valentine dilakukan pada tanggal 14 Februari 278 M dengan cara dipancung. Itulah kenapa hari Valentine dipilih pada tanggal 14 Februari.
Baca Juga: 5 Ide Kado Valentine untuk Istri, Agar Tambah Sayang
Sementara itu sejarah Hari Valentine versi lainnya menyebut, dalam The Lovers Book, Kate Gribble menulis bahwa mengekspresikan cinta di kartu Valentine kali pertama dilakukan pada abad ke-15 oleh Charles, duke dari Orleans. Setelah penangkapannya saat Perang Agnicourt tahun 1415, dirinya diasingkan di Inggris sampai 1440.
Selama itu, dirinya menulis surat cinta dan puisi kasih sayang untuk istrinya, yaitu Bonne dari Armagnac yang tinggal di Prancis. Sebanyak 60 surat itu utuh tersimpan di British Library, London.
Perayaan Valentine Menjadi Tradisi di Seluruh Dunia
Pada abad ke-17, perayaan valentine menjadi tradisi umum di seluruh dunia. Selain kartu ucapan dan surat, tradisi tukar-menukar hadiah juga telah dimulai.
Tradisi memperingati hari kasih sayang tersebut lantas melintasi batas wilayah, budaya, dan agama. Bahkan di negara-negara Muslim pun saat ini, tidak sedikit masyarakat khususnya kalangan muda yang ikut merayakan valentine.
Di Indonesia sendiri, perayaan valentine seperti dianggap lazim. Meskipun, mayoritas masyarakat Indonesia adalah Muslim, namun menjelang tanggal 14 Februari, sudah dijumpai banyak pernak-pernik berwarna pink dan merah muda serta ornamen hari kasih sayang dijajakan di toko-toko.
Setelah tahu asal usul Hari Valentine yang diperingati pada 14 Februari, apakah kalian akan ikut merayakannya juga?
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Gus Ipul: Guru Sekolah Rakyat Harus Profesional, SKP Jadi Kompas Perubahan Siswa
-
KPK Periksa 14 Saksi Terkait Kasus Pemerasan Jabatan Perangkat Desa di Pati
-
Peringatan Keras PDIP Soal Perjanjian Tarif AS: Hati-hati, Jangan Ulangi Sejarah Freeport!
-
6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
-
Sisi Hangat John Tobing Pencipta Lagu 'Darah Juang', Begini Sosoknya di Mata Keluarga!
-
Ngeri! Sopir Calya Ugal-Ugalan di Gunung Sahari Ternyata Bawa 4 Pelat Palsu, Sajam, dan Senpi Mainan
-
Hotman Paris Dampingi Keluarga Fandi Ramadhan ke DPR, Protes Tuntutan Mati Kasus 2 Ton Sabu
-
Kronologi Pemobil Calya Hitam Ugal-ugalan Lawan Arah di Gunung Sahari, Ternyata Pelatnya Palsu
-
Terima Hotman Paris dan Keluarga ABK Sea Dragon, Ketua Komisi III Singgung Rasa Keadilan Masyarakat
-
KPK akan Periksa Eks Menhub Budi Karya Pekan Depan Terkait Kasus DJKA