Suara.com - Bagi seorang fresh graduate dunia kerja merupakan lingkungan baru yang mereka lalui selepas lulus. Dunia kerja akan sangat berbeda dengan lingkungan semasa sekolah.
Mendapatkan lingkungan kerja yang positif tentu menjadi keinginan semua orang. Namun bagaimana jika kalian mendapatkan lingkungan kerja yang sebaliknya?
Mungkin kalian akan memilih untuk resign dari tempat kerja tersebut. Hal itulah yang membuat salah satu pemagang ini memilih berhenti kerja dari kantornya.
Dia mengirimkan cerita pengalamannya tersebut di akun Twitter @worksfess. Dirinya bercerita apabila telah berhenti kerja dari kantor lama sejak satu bulan lalu.
Salah satu alasan dia berhenti kerja karena seniornya dianggap toxic. Seniornya ini suka marah-marah lewat grup di media sosial.
"Aku resign salah satunya gara-gara ini orang toxic banget. Marah-marah suka di grup," tulisnya seperti dikutip oleh Suara.com, Selasa (11/01/2022).
Tetapi setelah sebulan berhenti kerja tiba-tiba mantan seniornya mengirimkan chat melalui WhatsApp.
Mantan senior itu chat dia malam hari yang isi pesannya marah-marah. Mantan seniornya menuduh dia berbohong tentang alasannya keluar dari kantor sebab ada tawaran kerja.
"Heh Mel lu bohong ya kemarin alasan resign bilang dapat tawaran baru tempat lain?" tuduh mantan senior kepadanya.
Baca Juga: Viral Video Pria Berseragam Satpam Menari di Bawah Pohon Pisang Diiringi Lagu India
Chat dari mantan senior
Tuduhan tersebut dilontarkan sang mantan senior karena melihat Linkedinnya. Mantan senior mengatakan jika dari Linkedin dia bekerja terakhir di kantor lamanya tersebut.
Mantan seniornya ini kesal karena dia berhenti bekerja. Dia keluar dari kantor mengakibatkan mantan seniornya itu menjadi susah.
Mantan seniornya jadi harus mengerjakan semua pekerjaan dia sewaktu dulu masih bekerja.
"Tahu enggak dengan lu resign susahnya di gue. Gue yang kerjakan semua kerjaan lu tahu enggak," ucap mantan senior itu.
Dia menjelaskan selama bekerja sebagai pemagang design grafis di kantor, dirinya yang membuat semua konten.
Berita Terkait
-
Data Ratusan Ribu Pencari Kerja Bocor di Internet, Diduga dari Pertamina
-
Bikin Es Batu Pakai Botol Minuman Berujung Nahas, Warganet Ketar-Ketir Lihat wujudnya
-
Apa Itu 'What Did Hubble See On Your Birthday'? Ini Cara Buat Melalui Link NASA
-
Viral Video Pria Berseragam Satpam Menari di Bawah Pohon Pisang Diiringi Lagu India
-
Apes! Harga Lagi Mahal, Minyak Goreng Milik Warganet Malah Dipakai Renang Hewan ini
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan
-
Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan
-
Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes
-
Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali
-
Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur
-
Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat
-
Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI
-
Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir
-
Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital