Suara.com - Polda Metro Jaya sebagai pelaksana gelaran balap motor jalanan atau "street race" di Kawasan Ancol, Jakarta Utara menyediakan hadiah berbentuk "doorprize" untuk para pembalap guna mencegah praktik perjudian.
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan penyediaan hadiah selain untuk mengantisipasi ajang perjudian, namun menambah antusiasme peserta balap.
"Ya kan kami di sini adakan doorprize. Dengan adanya doorprize ada motor, TV, dan sebagainya. Gandeng (sponsor) banyak lah ya," kata Sambodo saat ditemui di Kawasan Ancol, Jakarta Utara, Minggu.
Sambodo menjelaskan bahwa setidaknya ada 350 pembalap yang mengikuti latihan bersama (Latber) "Street Race" perdana yang digelar oleh Polda Metro Jaya.
Latihan bersama balap jalanan ini menggunakan konsep drag race dengan trek sepanjang 500 meter dan 300 meter untuk pengereman.
Catat 350 Peserta Balap
Saat latihan bersama Street Race Polda Metro Jaya, tercatat 350 pembalap terbagi pada tujuh kelas, yakni matik 4 tak, sport 2 tak, kelas sunmori, bebek 2 tak, bebek 4 tak, kelas FFA, dan sport 4 tak.
"Jadi ini tajuknya adalah latihan bersama, bukan lomba, makanya kita tidak lihat juara 1, 2, 3. Yang penting mereka bisa narik saja, tidak hitung waktu dan lain-lain," tutur Sambodo.
Untuk kegiatan selanjutnya, Polda Metro Jaya berencana menggelar di Kawasan Bumi Serpong Damai (BSD), Serpong, Tangerang Selatan.
Baca Juga: 350 Pembalap Ikut Balapan Jalanan di Ancol Yang Digelar Polda Metro
Polda Metro Jaya dan Ikatan Motor Indonesia (IMI) akan meninjau terlebih dahulu kelayakan lokasi tersebut sebagai lintasan balap.
"Ini kan event pertama, uji coba trial and error mudah-mudahan ke depan pelaksanaan bisa lebih baik dan bahkan dua hari, Sabtu dan Minggu. Kalau ini kan baru satu hari saja," ungkap Sambodo. (Antara)
Berita Terkait
-
350 Pembalap Ikut Balapan Jalanan di Ancol Yang Digelar Polda Metro
-
Penentuan Soal Kasus Narkoba Komika Fico Fachriza Apakah Bisa Direhabilitasi atau Tidak
-
Resmikan Street Race Ancol, Irjen Fadil Imran Perintahkan Seluruh Polres Fasilitasi Pembalap Jalanan
-
Tim Patroli Perintis Polres Metro Bekasi Bubarkan Kegiatan Balap Liar, Dua Pemuda Diberi Himbauan
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
-
Airlangga Girang, Modal Asing Mulai 'Mudik' ke Saham RI
-
'Mama Jangan Menangis' Surat Terakhir Siswa SD di NTT Sebelum Akhiri Hidup karena Tak Bisa Beli Buku
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
Terkini
-
Epstein Files Singgung Bill Gates dan 'Proyek Pandemi' Sebelum Wabah COVID-19
-
Akademisi Beri Peringatan Keras: Indonesia Belum Siap E-Voting, Ancaman Kejahatan Siber Mengintai!
-
Menlu Ikut Hadir di Pertemuan Prabowo dan Ormas Islam, Beri Penjelasan RI Gabung BoP
-
Di RDPU Komisi II DPR, Akademisi UI Usul Bawaslu Dibubarkan dan Cabut Wewenang Sengketa MK
-
Pakar Hukum Pidana Nilai Kotak Pandora Kasus-kasus Korupsi Bakal Terbuka Jika Riza Chalid Tertangkap
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
-
KPK Siap Hadapi Praperadilan Ulang Paulus Tannos, Buronan e-KTP yang Nekat Ganti Identitas
-
Indonesia Jadi Penjual Rokok Terbanyak ASEAN, Dokter Paru Ingatkan Dampak Serius Bagi Kesehatan
-
Polda Metro Jaya Klarifikasi Pandji Pragiwaksono Terkait Kasus Mens Rea Jumat Ini