Suara.com - Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia (Sekjen DPP PDIP) Hasto Kristiyanto menyatakan, nama yang akan mengisi jabatan Panglima Komando Cadangan Strategi Angkatan Darat (Pangkostrad) sudah mengerucut. Menurutnya, tak lama lagi jabatan Pangkostrad yang saat ini kosong bakal terisi.
Hasto awalnya menyatakan, posisi Pangkostrad merupakan posisi yang strategis di tubuh TNI. Menurutnya, belum diisinya posisi tersebut bukan berarti kemudian jabatannya lowong.
Ia pun mengungkapkan, Presiden Joko Widodo dengan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa sudah melakukan berbagai proses membahas sosok Pangkostrad.
"Proses yang telah dilakukan antara presiden Joko Widodo dengan Panglima TNI dengan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) sudah mengerucut terkait siapa yang akan diputuskan untuk mengisi jabatan strategis tersebut," kata Hasto di Sekolah Partai PDIP, Jakarta Selatan, Senin (17/1/2022).
Di sisi lain, Hasto menilai, dalam menentukan sosok Pangkostrad memang diperlukan terkait dengan politik pertahanan. Sosok tersebut harus atau mampu membangun ketahanan negara.
"Terlebih dengan berbagai ketegangan di Laut Cina Selatan, semakin memerlukan suatu kerja konsolidasi untuk memperkuat keseluruhan aspek ketehanan negara," katanya.
Lebih lanjut, terkait nama siapa yang cocok untuk menduduki jabatan Pangkostrad kekinian, PDIP menyerahkan hal tersebut sepenuhnya ke Presiden Jokowi.
"Terkait nama-nama yang akan diputuskan kami serahkan seluruhnya kepada bapak presiden," katanya.
Bakal Diumumkan
Baca Juga: Jabatan Pangkostrad 2 Bulan Kosong, Ini Pejelasan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa
Sebelumnya, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa bakal mengumumkan sosok Pangkostrad yang baru dalam waktu dekat.
Pengumuman nama Pangkostrad nantinya akan dilakukan seiring dengan daftar 28 jabatan baru yang ada di lingkungan TNI.
Andika menjelaskan, ada 28 jabatan tambahan yang belum direalisasikan. Padahal, penambahan jabatan itu sudah tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 66 Tahun 2019.
Menurutnya, hal tersebut belum juga terealisasikan lantaran belum ada peraturan-peraturan turunannya. Karena itu, pihaknya kini tengah kebut untuk menyelesaikan peraturan-peraturan turunannya itu sehingga dapat langsung mengumumkan 28 jabatan tambahan sekaligus nama Pangkostrad yang terpilih.
"Itu yang kemudian nanti akan kita keluarkan bersama-sama dengan beberapa jabatan yang memang sudah kosong termasuk diantaranya Panglima Kostrad ya," kata Andika di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Jumat (14/1/2022).
Terkait dengan 28 jabatan tambahan baru tersebut meliputi, pembentukan Komando Armada RI di bawah naungan TNI Angkatan Laut. Komando Armada RI itu bakal dikomandani perwira bintang tiga, bintang dua dengan total 14 jabatan perwira tinggi.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Mutasi Kabais Tak Transparan, Imparsial Cium Upaya Putus Rantai Komando di Kasus Andrie Yunus
-
Efek Perang Iran: Kim Jong Un Makin Yakin Nuklir Adalah Kunci Selamat
-
Darurat Panic Buying, Pemerintah Jepang Jamin Pasokan Tisu Aman
-
Arus Balik Masih Tinggi, 52 Ribu Penumpang Kereta Api Tiba di Jakarta Hari Ini
-
Trump Jadi Pinokio di Karikatur Media Iran: Klaim Negosiasi Damai Hanya Kebohongan Besar
-
Misteri Pria Hilang di Jaktim Berujung Tragis: Jasad Ditemukan Terkubur di Cikeas
-
Benarkah Naik Transportasi Umum Bisa Efektif Kurangi Emisi?
-
Alih-alih Hemat BBM, DPR Ingatkan Risiko 'Long Weekend'
-
Makna Kunjungan 'Tanpa Undangan' Anies ke Cikeas: Hanya Lebaran ke SBY atau Mau CLBK dengan AHY?
-
Konflik di Timur Tengah, Sekjen PBB: Perang Sudah di Luar Kendali