Suara.com - Sebanyak empat warga Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan (Jaksel) terkonfirmasi positif Covid-19 varian Omicron, Rabu (19/1/2022) lalu.
Camat Mampang Prapatan Djaharudin, mengaku, pihaknya belum dapat memastikan apakah temuan tersebut kasus dari luar negeri atau transmisi lokal.
“Kalau di Mampang ada empat Omicron. Kalau untuk kelurahan, saya juga bingung sistem pelaporannya. Makanya saya tanya-tanya dulu,” kata Djaharuddin seperti dilaporkan Antara, Jumat (21/1/2022)
Djaharuddin yang juga pelaksana tugas Camat Cilandak, Jakarta Selatan, belum dapat memastikan apakah wilayah tersebut ada temuan kasus Omicron.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Antara, sejumlah pemberitaan menyebutkan bahwa Kecamatan Cilandak menjadi salah satu wilayah dari lima kecamatan di DKI dengan sebaran kasus Omicron terbanyak di Jakarta.
“Dari Puskesmas (Cilandak) belum dapat informasi, belum ada informasi pasti,” ujar Djaharuddin.
Selain Cilandak, Kecamatan Kebayoran Baru juga disebutkan menjadi salah satu wilayah yang didominasi kasus Omicron di DKI Jakarta.
Camat Kebayoran Baru Tomy Fudihartono saat dikonfirmasi, mengatakan setidaknya hingga Selasa, (17/1) pihaknya mencatat sebanyak 21 kasus baru yang tersebar di enam kelurahan di wilayah itu.
Tomy menyebutkan keenam kelurahan tersebut yakni, Petogogan, Gandaria Utara, Cipete Utara, Selong, Rawa Barat dan Kelurahan Gunung.
Baca Juga: PKS Minta Pemerintah Tak Ragu Batasi Akses Masuk WNA, Cegah Lonjakan Kasus Omicron
“Di Petogogan 45 persen dari 21 kasus, jadi 10 (kasus; red) nya ada di Petogogan,” ujar Tomy.
Namun demikian, Tomy belum dapat memastikan apakah temuan kasus tersebut merupakan varian Omicron atau tidak.
“Karena kalau bicara Omicron kami tidak tahu persis, ada kasus memang ada tapi tidak dikasih datanya, masuk kategori Omicron atau tidak,” tutur dia. (Antara)
Berita Terkait
-
PKS Minta Pemerintah Tak Ragu Batasi Akses Masuk WNA, Cegah Lonjakan Kasus Omicron
-
Kasus Omicron di Jakarta Tembus Angka 1.000, Wagub DKI: Jangan Anggap Enteng, Apalagi Membiarkan
-
PMI yang Diduga Omicron Tidak Masuk Kasus Covid-19 Batam
-
Dibully Usai Positif Covid-19 Omicron, Ashanty Merasa jadi Tersangka
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
Terkini
-
Hilang 2 Hari, Mobil Boks Curian Tiba-Tiba Muncul Terparkir di Jalan S Parman
-
Ramai Polemik Blokir Komdigi: Magdalene dan Kritik Warganet Dibungkam?
-
Menlu Iran Peringatkan Amerika Serikat Jangan Mau Jadi Pion Benjamin Netanyahu
-
KPI Dorong Perempuan Jadi Pengawas Kebijakan Publik, Bukan Sekadar Partisipan
-
Skandal 'Foto Palsu' di Laporan JAKI Terbongkar, Dishub Jaksel Janji Evaluasi Integritas Jajaran
-
Iran Ancam Hancurkan Kapal yang Lewati Selat Hormuz Tanpa Izin
-
PBB Kutuk Serangan Israel di Lebanon yang Tewaskan Warga Sipil, Risiko Gagalkan Gencatan Senjata
-
Jakarta Lancar Berkat ASN WFH, Tapi Kenapa Slipi-Semanggi Tetap Padat? Ini Penyebabnya Kata Polisi!
-
Riset: Perempuan Jadi Garda Terdepan Jaga Hutan dan Ketahanan Iklim
-
Blokade Selat Hormuz Masuki Fase Baru Usai Mojtaba Khamenei Muncul