Suara.com - Kecelakaan maut di turunan simpang Muara Rapak, Balikpapan pada Jumat (21/1/2022) memakan korban puluhan orang luka-luka dan lima orang meninggal dunia.
Kecelakan tersebut membuat belasan kendaraan ringsek, bahkan ada beberapa yang sampai rusak total.
Namun tak disangka, sepasang suami istri (pasutri) yang juga dalam kecelakan tersebut selamat dengan sepeda motor yang masih utuh. Tak hanya itu, mereka yang berada di barisan depan lampu merah itu tak memiliki luka serius, hanya lecet di telapak tangan.
Pasangan itu adalah Siti Marwiyah dan Bowo, mereka mengendari sepeda motor matic yang masih utuh usai kecelakaan maut tersebut.
Selamat tanpa luka serius, ternyata kedua pasangan itu memiliki kebiasaan mulia.
Kisah pasangan suami istri tersebut diunggah oleh akun Instagram aktor Teuku Wisnu pada Minggu (23/1/2022).
Pergi Beli Kue untuk Dibagikan
Menurut penuturan Wisnu, Siti Marwiyah dan suaminya memiliki kebiasaan membagikan makanan setiap hari Jumat.
Keduanya pagi itu pergi ke toko kue yang nantinya akan dibagikan secara gratis.
Baca Juga: Harga di Pasaran Anjlok, Buncis Dijadikan Pakan Sapi
"Saya dan mas Bowo berhenti paling depan lampu merah sebelah kiri barisan motor," ungap Siti Marwiyah seperti yang dikutip dari Instagram Teuku Wisnu.
"Alhamdulillah kak, orang-orang yang mau nolong aja bingung kita berdua enggak apa-apa, orang-orang kanan kiri belakang pada luka-luka kak, sudah enggak tau lagi karena kejadiannya cepat betul" tambahnya.
Selain marwiyah dan suami selamat dari maut, kue yang ia cantolkan di motor bahkan masih utuh, tidak rusak sama sekali.
"Kita sama-sama bisa melihat di video yang beredar bahwa kemungkinan selamat dari kecelakaan itu sangatlah kecil, namun Allah memiliki kehendak lain untuk Siti Marwiyah dan Bowo, Allah menyelamatkan mereka dari maut dengan luka ringan berupa gesekan pecahan kaca yang menyayat sedikit di telapak tangannya," tulis Teuku Wisnu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
DPR: Perjanjian Transfer Data RI-AS Harus Seimbang dengan Kedaulatan Digital dan Perlindungan Warga
-
Bantah Laporan Awal, Polda Sulsel Pastikan Bripda Dirja Tewas Akibat Penganiayaan
-
Menuju Piala Dunia 2026, DPR Minta Pengunduran Diri Dirut TVRI Tak Ganggu Stabilitas dan Kinerja
-
Terobos dan Rusak Portal JLNT Casablanca, 11 Motor Diamankan Polisi
-
Stunting Jadi Prioritas, Semarang Intervensi Gizi 78 Ribu Remaja dan Pantau 60 Ribu Balita
-
Membaca Amarah Publik pada Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP: Selesai Kontrak, Selesai Loyalitas?
-
Apes! Pria Ini Kehilangan Mobil Gara-Gara Mabuk dan Ketiduran di Pinggir Jalan
-
Saksi Ungkap Transaksi Rp 809 Miliar ke Gojek, GoTo Tegaskan Dana Kembali ke Kas
-
Kemensos Salurkan Bansos Rp2,56 Triliun untuk Korban Bencana di Pulau Sumatra
-
Jabat Sekjen Kementan, Harta Mertua Dwi Sasetyaningtyas Tembus Rp3 Miliar Lebih