Suara.com - Tempat karantina pasien Covid-19 terpusat Rumah Susun (Rusun) Nagrak, Cilincing, Jakarta Utara, hingga Selasa pagi, telah terisi 83,2 persen atau sebanyak 3.328 orang dari kapasitas 4.000 orang.
"Jumlah pasien rawat inap Covid-19-19 sebanyak 3.328 orang, terdiri dari 1.636 pria dan 1.692 wanita," ujar Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I Kolonel Marinir Aris Mudian dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa.
Aris menjelaskan, terdapat penambahan jumlah pasien rawat inap sebanyak 280 orang, jika dibandingkan pada Senin (31/1) sebanyak 3.048 orang.
Aris mengatakan pasien-pasien tersebut kini mengisi sejumlah kamar yang ada di Tower 1, 2, 3, 5, dan 6.
Pembukaan Rusun Nagrak sebagai tempat karantina pasien COVID-19 tak bergejala telah dilakukan pemerintah sejak 22 Mei 2021, namun pada 30 September, rusun tersebut sempat kosong karena penurunan gelombang penularan COVID-19 di Jakarta.
Pada 21 Desember 2021, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto kembali berupaya menyiapkan Rusun Nagrak sebagai tempat karantina terpusat Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari luar negeri (repatriasi).
Upaya itu dilakukan setelah pemerintah mengisolasi Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat sementara karena ditemukannya seorang petugas kebersihan yang terpapar COVID-19 varian Omicron.
Adapun rekapitulasi pasien terhitung mulai tanggal (TMT) 21 Desember 2021 sampai dengan 1 Februari 2022 pukul 08.00 WIB, kata Aris, pasien terdaftar sebanyak 12.632 orang dan pasien keluar sebanyak 9.304 orang.
"9.304 orang keluar adalah pasien selesai isolasi, tidak ada yang dirujuk ke Rumah Sakit lain ataupun atas permohonan sendiri (APS)," kata Aris
Baca Juga: Bima Arya Berhentikan Sementara PTM di Kota Bogor, Gubernur Jabar Ridwan Kamil Buka Suara
Berita Terkait
-
Bima Arya Berhentikan Sementara PTM di Kota Bogor, Gubernur Jabar Ridwan Kamil Buka Suara
-
Kasus Covid-19 di Batam Meningkat Per Januari Sebanyak 64 Orang Terkonfirmasi
-
Bergejala Ringan, Epidemiolog Minta Masyarakat Jangan Remehkan Omicron
-
Wali Kota Bobby Nasution Minta Laporkan Sekolah yang Tak Penuhi Standar Protokol Kesehatan
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah
-
Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG
-
Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG
-
Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus
-
Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!
-
Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan
-
KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka
-
Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata
-
Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas