Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam beberapa waktu belakangan kerap melakukan manuver politik dengan mendatangi agenda tiga partai, yakni NasDem, PAN, dan PPP. Manuver itu sekaligus menunjukan sinyal kuat ketiganya bakal mendukung Anies sebagai calon presiden (capres) pada Pilpres 2024 mendatang.
Pernyataan tersebut diungkapkan pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Ujang Komarudin. Menurut Ujang, kemungkinan dukungan kepada Anies semakin terbuka, apalagi ketiga partai itu belum memiliki kandidat kuat untuk didukung sebagai capres.
Menurutnya, sudah menjadi hal yang biasa ketika partai politik yang belum punya kandidat memilih untuk mengusung sosok yang mempunya elektabilitas tinggi seperti Anies.
"Partai punya capres, akan merindukan dan membutuhkan capres yang potensial. Salah satu capres potensial itu dalam pandangan partai-partai salah satu arahnya pada Anies," ujar Ujang saat dikonfirmasi, Rabu (2/2/2022).
Meski terlihat mesra dengan NasDem, PPP, dan PAN, Ujang menilai belum tentu ketiganya akan pasti mendukung Anies. Semua partai termasuk yang dekat dengan Anies masih akan memantau perkembangan elektabilitas Anies ke depannya.
Memang, Anies selalu masuk tiga besar kandidat terkuat sebagai capres bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto berdasarkan hasil berbagai jejak pendapat pilpres yang dilakukan lembagai survei.
Namun, Anies masih memiliki kendala karena masa jabatannya sebagai Gubernur Jakarta akan habis Oktober 2022. Jika setelah lengser Anies minim melakukan manuver, kemungkinan elektabilitasnya malah akan merosot.
"Tetap saja ketiga partai itu masih akan menunggu elektabilitas Anies hingga 2024 nanti. Kuncinya hanya satu, yaitu elektabilitas. Jika elektabilitas Anies tingggi hingga menjelang pendaftaran capres ke KPU nanti, maka akan ada banyak partai-partai yang mendukungnya. Begitu juga sebaliknya," katanya.
Diketahui, pada 22 Januari lalu, Anies menghadiri dialog kebangsaan Nasdem di Makassar, Sulawesi Selatan. Lalu, Anies juga mendatangi acara PAN bertajuk "Zulhas Award" pada 29 Januari. Terakhir, Anies menghadiri peringatan hari lahir PPP di Yogyakarta pada 31 Januari lalu.
Berita Terkait
-
Pengamat Sebut Fenomena Anies Baswedan Saat Ini Sama Seperti yang Dialami SBY dan Jokowi Saat akan Maju Pilpres
-
Didukung Mantan Menteri Sekaligus Pengusaha Amran Sulaiman, Anies Punya Peluang Seperti Jokowi jadi Presiden?
-
Muncul Isu Dipasangkan dengan Ridwan Kamil di Pilpres 2024, Anies Baswedan Beri Respons
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo
-
Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas
-
Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang
-
Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger
-
Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus
-
Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate