Suara.com - Presiden Jokowi menunjuk Bahlil Lahadalia sebagai Menteri ESDM Ad Interim. Pejabat Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) ini menggantikan tugas Arifin Tasrif, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral sebelumnya untuk sementara waktu. Ditunjuknya Bahlil menjadi Menteri ESDM Ad Interim membuat publik bertanya-tanya, berapa harta Bahlil Lahadalia?
Staf Khusus Menteri Investasi, Tina Talisa menjelaskan penunjukkan ini berdasarkan surat dari Menteri Sekretaris Negara tertanggal 3 Februari 2022. Bahlil diminta menggantikan posisi Menteri ESDM sementara waktu karena Arifin Tasrif sedang menjalani isolasi mandiri Covid-19. Lantas berapa harta Bahlil Lahadalia?
Harta Bahlil Lahadalia
Bahlil Lahadalia terakhir melaporkan total kekayaannya dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada tahun 2021 sebesar Rp 300 miliar atau Rp 300.445.709.773.
Harta tersebut mengalami kenaikan sebesar Rp 5 miliar dibandingkan tahun sebelumnya dalam LHKPN 2020. Pada pelaporan LHKPN 2020, Bahlil Lahadalia melaporkan memiliki harta kekayaan sebesar Rp 295.149.680.731.
Berdasarkan data yang diakses dari situs web elhkpn.kpk.go.id milik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), harta kekayaan Bahlil Lahadalia pada LHKPN 2021 meliputi beberapa aset seperti tanah dan bangunan di beberapa daerah di Indonesia, yaitu Jakarta, Jayapura, Sragen dan Gianyar (Bali) sebesar Rp 282.2885.000.000.
Surat berharga milik Bahlil bernilai Rp 2.012.500.000 serta kas senilai Rp 15.977.209.773. Ia juga memiliki beberapa kendaraan seperti Toyota Harier, Honda CRV dan pick up Mitsubishi.
Masing-masing tunggangan Bahlil memiliki nilai berbeda, sebut saja Toyota Harier tahun 2007 yang bernilai Rp 90.000.000, Honda CRV tahun 2010 senilai Rp 63.000.000 dan pick up tahun 2012 seharga Rp 18.000.000.
Total nilai tiga mobil ini adalah Rp 171.000.000. Jika digabungkan dengan aset lainnya, harta kekayaan Bahlil Lahadalia mencapai Rp 300.445.709.773, dengan catatan, ia tak memiliki tanggungan utang.
Baca Juga: Presiden Jokowi Tunjuk Bahlil Jadi Menteri ESDM ad interim
Rapat Perdana Menteri ESDM Ad Interim
Setelah ditunjuk sebagai Menteri ESDM Ad Interim, Bahlil Lahadalia langsung mengadakan rapat perdananya sebagai Menteri ESDM Ad Interim bersama seluruh Eselon I di lingkungan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada Jumat (4/1) pagi ini.
Diketahui juga, Bahlil Lahadalia merangkap jabatan karena ia tak melepas jabatannya sebagai Menteri Investasi/Kepala BKPM. Meski begitu, Staf Khusus Menteri Investasi, Tina Talisha tidak menjelaskan alasan penunjukan Bahlil Lahadalia menjadi Menteri ESDM ad interim.
"Pak Bahlil merangkap jabatan sebagai Menteri Investasi/Kepala BKPM dan Menteri ESDM ad interim atau sementara hanya untuk beberapa hari ke depan," kata Tina.
Itulah ulasan mengenai harta Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi yang ditunjuk sebagai Menteri ESDM Ad Interim.
Kontributor : Rima Suliastini
Berita Terkait
-
Menteri ESDM Arifin Tasrif Jalani isolasi Mandiri, Rapat Eselon Dipimpin Bahlil Lahadalia
-
Bahlil Lahadalia Rangkap Jabatan Sebagai Menteri ESDM
-
Soal Cagub di Pilkada Jakarta 2024, Waketum Gerindra: Sepenuhnya Hak Prerogatif Pak Prabowo
-
Jangan Main-main, Menteri Bahlil Lahadalia Ancam Cabut Izin Investasi Mangkrak Tahun Ini
-
Jatuh Bangun Memulai Bisnis, Segini Total Kekayaan Chairul Tanjung
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
Terkini
-
Bukan untuk Kantong Pribadi, Buruh Senior Depok Kawal Upah Layak bagi Generasi Mendatang
-
Giliran PBNU Tegaskan Pelapor Pandji Pragiwaksono Bukan Organ Resmi: Siapa Mereka?
-
Polemik Batasan Bias Antara Penyampaian Kritik dan Penghinaan Presiden dalam KUHP Baru
-
Dua Tersangka Hoax Ijazah Palsu Temui Jokowi di Solo, Sinyal Kasus Akan Berakhir Damai?
-
Menag Ingatkan Perbedaan Pandangan Agama Jangan Jadi Alat Adu Domba Umat
-
PP Muhammadiyah Tegaskan Laporan Terhadap Pandji Pragiwaksono Bukan Sikap Resmi Organisasi
-
Cegah 'Superflu' Sekarang! Dinkes DKI Ajak Warga Jakarta Kembali Perketat Cuci Tangan dan Masker
-
Tangis Staf Keuangan Pecah di Sidang MK: Melawan 'Pasal Jebakan' Atasan dalam KUHP Baru
-
Tragedi Maut KLM Putri Sakinah, Nakhoda dan ABK Resmi Jadi Tersangka Tewasnya 4 WNA
-
PDIP Gelar HUT ke-53 dan Rakernas di Ancol, Tegaskan Posisi sebagai Partai Penyeimbang