Suara.com - Penasaran dengan titik nol ibu kota baru? Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menjelaskan apa yang dimaksud dengan titik nol dalam pembangunan Istana Negara di Ibu Kota Negara (IKN) baru Nusantara di Kalimantan. Titik nol Ibu Kota Negara Baru Nusantara adalah titik referensi untuk menghitung tingkat ketinggian bangunan di atas permukaan air laut.
Nantinya, Istana Negara di IKN Nusantara akan dibangun di daerah yang sedikit lebih tinggi dengan sayap sebelah kanan dibangun gedung DPR dan MPR, bagian yudikatif berada di sayap sebelah kiri. Kabarnya, pembangunan IKN akan dilakukan secara bertahap sampai dengan tahun 2045 mendatang.
Perlu digaris bawahi, bahwa Istana Negara di ibu kota baru, tidak dibangun di titik nol. Karena titik nol ibu kota baru Nusantara hanya sebagai titik referensi untuk menghitung tingkat ketinggian bangunan di atas permukaan air laut.
Pemerintah akan menyiapkan hunian untuk aparatur sipil negara (ASN) dan juga anggota TNI-Polri di kawasan Ibu Kota Negara (IKN) baru di Kalimantan Timur. Untuk tahap awal, ada sebanyak 2.500 hunian yan akan dibangun untuk para ASN dan TNI-Polri.
Berdasarkan data sementara dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), rencana jumlah ASN dan anggota TNI-Polri yang akan dipindahkan ke IKN pada tahap awal sebanyak 7.687 orang. Dengan rincian, sebanyak 1.971 ASN dan 5.716 TNI/Polri termasuk pasukan pengamanan presiden (Paspampres), Badan Intelijen Negara (BIN), dan jajarannya.
Kemah di Titik Nol Ibu Kota Baru
Kabar terbaru, Presiden Joko Widodo alias Jokowi juga akan camping di titik nol ibu kota baru. Hal ini diungkap kan oleh Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor yang mengatakan kalau rencana camping Presiden Jokowi merupakan bukti serius pemindahan ibu kota.
Isran mengaku jika dirinya mendapatkan informasi tersebut langsung dari Presiden Jokowi dalam rapat singkat di VIP Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan usai pengukuhan PBNU di Balikpapan Sport Center and Convention Dome Balikpapan. Rapat tersebut hanya dihadiri oleh Presiden Jokowi, dirinya, dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno. Informasi ini seperti dilansir dari laman CNBCIndonesia.
Kegiatan camping di titik nol ibu kota baru akan dimanfaatkan oleh Presiden Jokowi untuk bertemu para tokoh adat di Kaltim. Mulai tokoh adat Kutai, Dayak, Paser, Berau, Banjar, Bugis, hingga Jawa.
Baca Juga: Bongkar Proyek Ibu Kota Negara, Nama Jokowi dan Ahok Disebut-sebut
Saat itu juga akan ditampilkan karya seni budaya dari berbagai suku di Kalimantan Timur. Selain itu, juga akan dilakukan doa bersama demi kelancaran pemindahan IKN Nusantara dari Jakarta ke Sepaku.
Proses penyelenggaraan acara, kata Isran akan dibiayai oleh Sekretariat Negara, sementara pengaturan lokasinya akan ditentukan oleh Kementerian PUPR, TNI, dan juga Polri.
Itulah ulasan agar mengenal lebih jauh mengenai titik nol ibu kota baru yang dijadikan tempat berkemah Presiden Jokowi.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
-
Bongkar Proyek Ibu Kota Negara, Nama Jokowi dan Ahok Disebut-sebut
-
Mengaku Rapat Hanya Bertiga, Isran Noor Bocorkan Rencana Berkemah Presiden Jokowi di Titik Nol IKN Nusantara
-
Soal Kerumunan Jokowi di Sumut, Novel PA 212: Untuk Tegaknya Keadilan Harus Diproses!
-
Hasil Survei Penilaian Kinerja Para Menteri, Pringkat Satu dan Dua dari Gerindra
-
Sosok Menteri Ini Bisa jadi Pilihan Jokowi untuk Pimpin IKN Selain Ahok
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!
-
Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan
-
Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual
-
Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!
-
Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani
-
Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!
-
Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati
-
Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029