Suara.com - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin meminta masyarakat untuk tidak panik melihat jumlah kasus konfirmasi Covid-19 terus meroket. Pasalnya, meskipun kasusnya sedang tinggi, namun pasien yang harus dirawat di rumah sakit itu masih terkendali.
Budi mengungkapkan kalau kapasitas tempat tidur rumah sakit itu berjumlah 400 ribu dan untuk Covid-19 disediakan sebanyak 120 ribu. Dari 120 ribu, tempat tidur yang baru terisi itu sekitar 18 ribu.
"Rumah sakit kita sekarang terisi 18 ribu, rumah sakit kita sekarang terisi angka pasnya 18.966," ungkap Budi saat konferensi pers yang disiarkan langsung melalui saluran YouTube Sekretariat Presiden, Senin (7/2/2022).
Kemudian Budi menerangkan kalau 18.966 kasus itu yang sudah terkonfirmasi Covid-19 berjumlah 15.522 dan sisanya masih probable atau suspek dengan gejala.
Menurutnya akan lebih terhitung jelas apabila nantinya pasien yang mengalami gejala ringan atau bahkan yang tidak bergejala tidak perlu dirawat di rumah sakit.
Ia menyebut pasien terpapar dengan gejala ringan dan tanpa gejala, lebih baik menjalani proses penyembuhan di isolasi terpusat atau bahkan isolasi mandiri.
Karena itu ia meminta kepada masyarakat untuk tidak panik. Hal paling penting yang mesti dilakukan masyarakat ialah menerapkan protokol kesehatan dan membatasi mobilitas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami
-
Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih
-
Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?
-
Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan
-
Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita
-
Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui
-
Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah
-
Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar
-
Babak Baru Korupsi MBG, Asep Yusuf Somantri Punya Tugas 'Spesial' Atur SPPG
-
BPK Akan Proses Etik Pegawai yang Terseret Kasus Suap