Suara.com - Seorang wanita membagikan pengalaman tidak menyenangkan ketika ia naik kereta api kelas ekonomi.
Ia membagikan pengalamannya itu dalam sebuah video yang telah viral dan masuk konten FYP TikTok.
Dalam video yang diunggahnya, akun @_escampurrr ini sedang duduk di salah satu gerbong kereta api kelas ekonomi dari Stasiun Surabaya Gubeng menuju Stasiun Purwosari.
Namun, selama berada di dalam kereta, ia mengalami kejadian yang membuatnya tidak nyaman. Di depannya duduk seorang bapak dan anaknya.
Dalam video, bapak dan anak itu terlihat tengah fokus memainkan ponselnya sembari mengangkat dan meluruskan kedua kakinya di bangku sebelah wanita ini.
Menurut keterangannya, wanita ini juga sempat menaikkan kakinya sebelum bapak dan anak itu datang. Setelah mereka datang, ia menurunkan kaki karena menghargai mereka.
"Derita ngambil kelas ekonomi, tapi senggaknya tau attitude dikit. Berasa kursi sendiri mana aku rela sempit-sempitan mereka malah enak makan main hp sambil naikin kaki. Tadi sebelum mereka dtg aku emang naikin kaki. Tapi pas datang aku turunin karna menghargai. Ini malah yaampun ga habis pikir," tulisnya sebagai keterangan unggahan dikutip Suara.com, Senin (7/2/2022).
Wanita ini hanya duduk seorang diri di bangku kereta api tersebut.
Namun, seorang bapak dan anaknya malah menaikkan kaki dan memenuhi bangku sebelah wanita ini hingga menutup jalan.
Baca Juga: Viral Prosesi Tedak Siten Bayi Kucing, Warganet: Masa Depan Kucing Lebih Cerah dari Kaum Rebahan
Ia merasa tidak nyaman lantaran posisinya terhimpit. Selain itu, istri dari bapak tersebut juga tiba-tiba datang untuk makan di sampingnya.
"Aku begini dihimpit begini, bisa lurusin kaki tadi bentar gais, tasnya aku taruh di samping ku, tapi tiba-tiba istrinya datang makan di samping aku," tulis keterangannya.
Kendati demikian, bapak dan anak yang duduk persis di depannya itu tampak tidak peduli meski penumpang lain tidak nyaman dengan sikapnya.
Wanita ini harus mengalami kondisi tersebut selama hampir 5 jam perjalanan dari Surabaya hingga Solo.
Video yang diunggah pada Minggu (6/2/2022) itu lantas menuai perhatian warganet. Warganet pun tidak habis pikir dengan sikap bapak-bapak itu.
"Sungguh anak mengikuti perilaku orang tuanya," tulis salah seorang warganet.
Berita Terkait
-
Ditonton 10 Juta Kali, Cewek Koprol di Lantai Bioskop Gegara LDR Sama Ayang, Publik Speechless
-
Viral Prosesi Tedak Siten Bayi Kucing, Warganet: Masa Depan Kucing Lebih Cerah dari Kaum Rebahan
-
Viral Cara Masak Mi Instan Pakai Susu dan Jus Bayam, Bakal Jadi Tren Baru?
-
Viral Saringan Teh Bentuk Kotoran Bikin Publik Mual Lihat Tampilannya, Berminat Mencoba?
-
Video Ayah Tunggu Anak di Seberang Stasiun Viral, Alasannya Sukses Bikin Haru Warganet
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana
-
Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci