Suara.com - Proklamator sekaligus presiden pertama Indonesia, Ir. Soekarno, sekali waktu pernah berkata, “Beri aku sepuluh pemuda niscaya akan kuguncangkan dunia.”
Perkataan ini menandakan optimisme akan masa depan Bangsa Indonesia yang cerah di tangan generasi mudanya. Kini dengan spirit yang sama, aplikasi investasi reksa dana dan Surat Berharga Negara (SBN) untuk pemula, Bibit.id mengundang pemuda-pemudi Indonesia yang tengah mengenyam studinya di tingkat universitas untuk ikut serta dalam kompetisi fintech business case bertajuk Bibit Brainwars 2022.
Dalam Bibit Brainwars 2022, setiap tim yang beranggotakan tiga mahasiswa atau mahasiswi, baik dari universitas yang sama maupun universitas yang berbeda, akan diminta menyelesaikan permasalahan yang diberikan oleh Bibit. Dalam upaya menyelesaikan permasalahan tersebut, kemampuan kolaborasi, kreativitas, dan inovasi para peserta akan diuji.
Pendaftaran untuk Bibit Brainwars 2022 dibuka pada 3 - 20 Februari 2022.
"Mengingat sektor teknologi keuangan yang sangat berkembang pesat dua tahun belakangan, kami membuka kesempatan untuk talenta-talenta muda Indonesia yang punya ide dan gagasan untuk membangun ekosistem keuangan digital Indonesia yang sehat, inovatif, dan bertanggung jawab. Para pemenangnya nantinya berkesempatan untuk bersama-sama dengan kami mewujudkan ide dan gagasan tersebut,” kata Ryan Dwana, Head of Product Marketing Bibit.id, yang sekaligus menjadi salah satu mentor dalam kompetisi ini.
Ryan menjelaskan, dalam kompetisi yang dapat diikuti secara gratis ini, ada beberapa benefit yang akan didapatkan oleh peserta, di antaranya kesempatan mempresentasikan ide-ide mereka di hadapan para mentor dan top management Bibit, kesempatan magang atau bekerja di Bibit secara fulltime dan mewujudkan ide-ide kreatif mereka serta hadiah yang menarik berupa uang Rp25 juta untuk juara pertama, Rp20 juta untuk juara kedua, dan Rp15 juta untuk juara ketiga.
Untuk dapat mengikuti Bibit Brainwars 2022, peserta perlu membentuk tim yang terdiri dari tiga orang, yang dapat berasal dari fakultas atau universitas yang sama maupun yang berbeda. Dalam rangka menegakkan protokol kesehatan sebagaimana yang dicanangkan oleh pemerintah, kompetisi sendiri akan dilaksanakan secara online.
Setelah periode pendaftaran, peserta yang lolos akan menerima notifikasi dari tim Bibit untuk kemudian menyusun presentasi sesuai dengan panduan. Di minggu ketiga dan keempat Maret 2022, para semi-finalis akan melakukan presentasi dan yang terpilih akan mendapatkan pembinaan dari mentor-mentor yang kompeten di bidangnya. Akhirnya di awal April 2022, para finalis akan mempresentasikan idenya di depan top management Bibit.
“Selain benefit-benefit di atas, kesempatan untuk unjuk gigi dan membiasakan diri dengan tantangan di industri merupakan sesuatu yang penting bagi mahasiswa/i dalam mempersiapkan karier profesional mereka ke depannya. Apa yang Bibit lakukan melalui kompetisi ini merupakan salah satu upaya dalam menjembatani pembelajaran di universitas dan tantangan yang ada di industri,” tutup Ryan.
Baca Juga: OJK Beberkan Kondisi Sektor Jasa Keuangan Selama 2021
Untuk informasi lebih lanjut mengenai Bibit Brainwars 2022, silakan kunjungi https://brainwars.bibit.id/ atau email ke brainwars@bibit.id.
Berita Terkait
-
Guru Besar Kedokteran UI Ungkap Orang Sudah Vaksin Booster Bisa Terinfeksi Covid-19 Lagi, Ini Penjelasannya
-
Ingin Kuliah Seperti di Drakor? Ini 5 Universitas Ternama Lulusan Aktor Ternama Korea
-
Ke UGM, Menhan Prabowo Janji Bakal Beli Teknologi Inovasi Mahasiswa
-
Kamu Mahasiswa? 5 Tips Ini Bisa Membantumu Meraih IPK Tinggi
-
Universitas Hasanuddin dan PT Bio Farma Kerja Sama Pengembangan Uji Klinis Vaksin Covid-19
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Dharma Pongrekun Soal Virus Nipah: Setiap Wabah Baru Selalu Datang dengan Kepentingan
-
Di Persidangan, Noel Sebut Purbaya Yudhi Sadewa 'Tinggal Sejengkal' ke KPK
-
Rano Karno Ungkap Alasan Jalan Berlubang di Jakarta Belum Tertangani Maksimal
-
Percepat Pemulihan Pascabencana Sumatra, Mendagri-BPS Bahas Dashboard Data Tunggal
-
Ironi 'Wakil Tuhan': Gaji Selangit Tapi Masih Rakus, Mengapa Hakim Terus Terjaring OTT?
-
Gus Ipul Tegaskan Realokasi PBI JKN Sudah Tepat
-
Skandal Suap DJKA: KPK Dalami Peran 18 Anggota DPR RI Periode 2019-2024, Ini Daftar Namanya
-
Kabar Baik! Istana Percepat Hapus Tunggakan BPJS Triliunan, Tak Perlu Tunggu Perpres?
-
Gus Ipul Tegaskan Percepatan Sekolah Rakyat Nias Utara Prioritas Utama Presiden Prabowo
-
Survei IPI: Sjafrie Sjamsoeddin Hingga Purbaya Masuk Bursa Bakal Capres 2029