Suara.com - Menyimpan data terkait LTMPT menjadi krusial untuk siswa kelas 12 yang dalam waktu dekat akan melakukan pendaftaran dan tes masuk perguruan tinggi lewat SNMPTN dan SBMPTN 2022. Terdapat batas waktu simpan permanen data LTMPT yang wajib diketahui, agar tidak ketinggalan dan menjadi masalah di kemudian hari.
Namun ternyata penyimpanan data LTMPT ini tak hanya melibatkan kesadaran siswa saja. Pihak sekolah juga wajib menyelesaikan data PDSS yang jadi dasar pendataan siswa dan peserta didik, agar dapat melakukan penyimpanan data permanen di LTMPT tersebut. Lantas, kapan batas waktu simpan permanen data LTMPT?
Bahkan pihak LTMPT mengonfirmasi jika hingga batas waktu yang ditentukan sekolah gagal melakukan finalisasi data PDSS, maka siswanya terancam tak bisa turut dalam SNMPTN. Sebelum mengetahui batas waktu simpan permanen data LTMPT, simak terlebih dahulu batas waktu finalisasi data PDSS sebagai syarat daftar SNMPTN dan SBMPTN 2022.
Batas Waktu Finalisasi Data PDSS
Untuk pihak sekolah, data PDSS wajib difinalisasi pada tanggal 8 Februari, tepatnya pukul 15.00 WIB. Nantinya sekolah akan menginformasikan hal ini pada siswa, untuk kemudian ditindaklanjuti dengan pengecekan data dan registrasi oleh siswa yang bersangkutan.
Batas Waktu Simpan Permanen Data LTMPT
Mengacu dari akun resmi Instagram milik Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi atau LTMPT yang diunggah pada hari Minggu, 6 Februari 2022 lalu, simpan permanen data LTMPT bisa dilakukan siswa mulai tanggal 8 Februari 2022 pukul 15.00 WIB, sesaat setelah batas PDSS ditutup.
Penyimpanan data ini bisa dilakukan selama setidaknya satu minggu, hingga tanggal 15 Februari 2022 mendatang. Jadi terdapat waktu yang cukup panjang untuk menyelesaikan prosedur ini agar data yang tersimpan benar dan tidak bermasalah di kemudian hari.
Penyimpanan permanen data LTMPT sangat penting untuk dilakukan para pelajar kelas 12 atau lulusan SMA yang berencana mendaftar masuk perguruan tinggi lewat jalur SNMPTN dan SBMPTN 2022. Jadi, jangan sampai melewatkan jadwalnya.
Lakukan Hal Ini Sebelum Simpan Permanen Akun
Setidaknya ada empat hal utama yang wajib dilakukan siswa kelas 12 SMA untuk menyimpan permanen data LTMPT yang akan digunakan.
1. Melakukan registrasi akun LTMPT lewat laman yang sudah disediakan hingga batas akhir 15 Februari 2022 mendatang.
2. Mencatat email dan password akun LTMPT yang sudah dibuat. Data ini harus terus diingat dan dicatat, sehingga siswa kelas 12 tak perlu melakukan prosedur pengurusan kehilangan data di kemudian hari. Prosedurnya tersedia, namun akan cukup merepotkan dan memerlukan banyak waktu.
3. Mengunggah foto sesuai aturan yang berlaku, yakni 4 x 6 dengan resolusi minimal 200 piksel x 300 piksel dan rasio 2 : 3. warna latar belakang polos, format JPG/JPEG/PNG, maksimal berukuran 300 kb, berorientasi portrait, badan dan kepala tegak sejajar menghadap kamera, kualitas foto baik, tidak ada bagian wajah yang terpotong atau menggunakan ornamen, foto kepala tepat ditengah secara horizontal dan batas kiri-kanan-atas sama.
4. Mencermati data yang dimasukkan, dan memastikan tak ada yang salah terkait data tersebut.
Berita Terkait
-
Cek Jadwal Seleksi SBMPTN 2022, Berikut Ini Persyaratan hingga Cara Daftarnya
-
Terjawab! Kapan SBMPTN 2022, Cek Jadwal Seleksi, Persyaratan hingga Cara Daftarnya
-
5 Jurusan Kuliah yang Menjanjikan Gaji Tinggi, Calon Mahasiswa Harus Tahu Sebelum Daftar SNMPTN dan SBMPTN 2022
-
7 Jurusan Kuliah untuk Anak SMK, Pertimbangkan Sebelum Mendaftar SNMPTN dan SBMPTN 2022
-
5 Jurusan yang Gampang Cari Kerja: Bisa Dijadikan Pertimbangan Daftar SNMPTN dan SBMPTN 2022
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Prabowo Sentil Bali Kotor, Gubernur Wayan Koster: Sampah Kiriman dari Luar Daerah
-
Politik Luar Negeri Versi Prabowo: Tak Ikut Blok Mana Pun, Harus Siap Hadapi Dunia Sendiri
-
Kasus Dugaan Penghinaan Suku Toraja Naik Penyidikan, Status Hukum Pandji Tunggu Gelar Perkara
-
Semeru Erupsi Dini Hari, Kolom Abu Capai 700 Meter di Atas Puncak
-
Keluarga Habib Bahar Balik Lapor, Istri Anggota Banser Korban Penganiayaan Dituding Sebar Hoaks
-
Prabowo Minta Kepala Daerah Tertibkan Spanduk Semrawut: Mengganggu Keindahan!
-
Prakiraan BMKG: Awan Tebal dan Guyuran Hujan di Langit Jakarta Hari Ini
-
Apresiasi KLH, Shanty PDIP Ingatkan Pentingnya Investigasi Objektif dan Pemulihan Trauma Warga
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana