- Ibu Habib Bahar, Isnawati Hasan, melaporkan istri anggota Banser ke Polres Bogor atas dugaan penyebaran berita bohong.
- Pelaporan terjadi pada Senin, 2 Februari 2026, terkait kesaksian F yang dianggap tidak sesuai fakta penganiayaan.
- Laporan tersebut didasarkan pada dugaan klaim F menyaksikan penganiayaan suaminya yang mustahil karena pemisahan jemaah.
Suara.com - Langkah hukum balik ditempuh keluarga Habib Bahar bin Smith. Isnawati Hasan, ibu kandung Habib Bahar, melaporkan istri anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) yang mengaku menjadi saksi penganiayaan ke Polres Bogor atas dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks.
Laporan tersebut dilayangkan pada Senin, 2 Februari 2026. Terlapor perempuan berinisial F diketahui merupakan istri dari anggota Banser yang disebut sebagai korban dalam kasus dugaan penganiayaan di Kota Tangerang dan juga pelapor dalam perkara yang menjerat Habib Bahar sebagai tersangka.
Kuasa hukum Isnawati Hasan, Ichwan Tuankotta, mengatakan pelaporan dilakukan karena klaim F dinilai tidak sesuai dengan fakta peristiwa.
“Hari ini kami, saya tim advokasi Habib Bahar melaporkan saudari F, F adalah istri dari saudara R, dia adalah korban peristiwa di Tangerang,” kata Ichwan kepada wartawan, Selasa (3/2/2026).
Ichwan menyebut laporan itu berangkat dari pernyataan F yang mengaku menyaksikan langsung suaminya dianiaya dalam acara keagamaan yang dihadiri Habib Bahar. Menurutnya, klaim tersebut tidak mungkin terjadi karena pemisahan jemaah laki-laki dan perempuan.
“Jadi mana mungkin istrinya melihat langsung si suaminya dipukul oleh massa pada saat itu, karena tidak memungkinkan. Kenapa? Karena pada saat itu jemaah laki-laki dan perempuan itu dipisah, itu prinsipnya,” ujarnya.
Atas laporan tersebut, Isnawati Hasan melaporkan F dengan sangkaan Pasal 28 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), Pasal 263 KUHP, serta Pasal 264 KUHP. Laporan telah terdaftar dengan nomor LP/B/279/II/2026/SPKT/RES BGR/POLDA JBR.
Sebagaimana diketahui, Habib Bahar sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Metro Tangerang Kota dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap anggota Banser. Penyidik menjadwalkan pemeriksaan terhadap Habib Bahar pada Rabu, 4 Februari 2026.
Baca Juga: Video Viral Pegawai Ritel Dianiaya di Pasar Minggu, Polisi Masih Tunggu Laporan Korban
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Perbedaan ASICS Novablast 6 vs Novablast 5: Apakah Perlu Upgrade?
-
Pertamax Cuma Turun Rp300 Per-Liter, Pengendara Mengeluh: Kurang Berasa, Kemarin Naiknya Gede
-
Bau Anyir Putusan MK soal MBG, Diduga Ulur Waktu agar SPPG Balik Modal
-
Iran Klaim Tidak Ada Mediator Baru Dalam Perundingan Damai dengan AS, Tetap Pakistan
-
Psywar Media Vietnam: Timnas Indonesia yang Suka Main Kasar Bukan Kami
-
Geledah Jakarta Sampai Pemalang, KPK Sita Mobil-Motor Mewah Hingga Emas
-
Peringatan Keras Jusuf Kalla untuk Ekonomi RI : Sentil Kebijakan, Utang hingga Perubahan Iklim
-
4 Inspirasi Daily OOTD ala Minnie i-dle, Youthful dan Modis!
-
Kunjungi Sekolah Rakyat Gresik, Gus Ipul Pantau Program Taruna Bhakti Nusantara
-
GEMPAR di Pasar Ngijon, Strategi Sleman Wujudkan Pasar Nyaman dan Ekonomi Berdaya