Suara.com - Seorang pria yang membonceng motor tidak mengenakan helm telah menjadi viral. Mereka berboncengan dan berhenti di lampu merah.
Momen itu menjadi viral dan masuk konten FYP TikTok usai diunggah oleh akun @/sunshiine3, Senin (7/2/2022).
Video itu direkam oleh salah seorang penumpang yang berada di dalam mobil.
"Berada di posisi yang tepat loh masnya, untung baik," tulisnya sebagai keterangan unggahan seperti dikutip Suara.com, Selasa (8/2/2022).
Dalam video, tampak dua pria berboncengan naik motor. Namun, pria yang membonceng motor itu tidak mengenakan helm.
Di depan lampu merah ada seorang polisi lalu lintas yang sedang berjaga. Sementara itu, di sudut tiang juga ada dua polisi yang sedang memarkirkan kendaraannya.
Dua pria yang berboncengan tersebut tampaknya sengaja berhenti tepat di samping mobil supaya bisa sembunyi dari jangkauan polisi.
Pria yang membonceng terlihat masih tetap tenang meski ada beberapa polisi yang berdiri di lampu merah.
Mereka tetap berusaha tenang meski tidak memakai helm di lampu merah karena terhalang oleh mobil di sampingnya.
Baca Juga: Tak Sabar Tunggu Pesanan Es Dawet, Aksi Cewek Nempel di Kaca Gerobak Ini Bikin Warganet Salfok
Tidak disangka-sangka, perekam video ini lalu memperlihatkan sosok pria yang mengendarai mobilnya. Pria ini ternyata juga merupakan seorang anggota kepolisian.
Pria yang mengendarai mobil di samping pemotor tersebut langsung membuka kaca mobil dan sengaja mengeluarkan kepalanya ke arah pemotor yang tidak mengenakan helm itu.
Polisi yang mengendarai mobil ini terlihat berbincang-bincang kepada pemotor itu saat membuka kacanya.
Melihat video itu, warganet lantas menuliskan beragam komentar. Tak sedikit warganet yang memberikan komentar kocak.
"Gue kira si mobil mau nutupin masnya biar gak keliatan. Plot twist ternyata," tulis salah seorang warganet di kolom komentar.
"Kita semua pasti tau perasaannya," ujar salah satu warganet.
Berita Terkait
-
Siswa Nangis Gegara Jemur Sepatu Sekolah tapi Lupa Diangkat, Warganet Beri Saran: Ada Jejak Digital
-
Viral Pengendara Motor Tewas di Buaran Saat akan Menyalip Kendaraan
-
Bikin Terenyuh, Lelaki Ini Kepergok Rela Cuma Makan Biji Mangga, Dagingnya Untuk Sang Istri
-
Gagal Ditangkap Panji Petualang hingga Matt Wright, Warga Sragen Berhasil Taklukkan Buaya Berkalung Ban
-
Niat Curhat Kesal Tetangga Renovasi Rumah Sampai Berisik, Orang ini Malah 'Dirujak' Warganet: Pindah Hutan Aja
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Akhir Pelarian Jambret WNA di Bundaran HI: 120 Kali Beraksi, Keok Ditembus 'Timah Panas' Polisi
-
Anwar Ibrahim Tuntut Pembebasan Aktivis GSF dan Jurnalis Indonesia yang Ditangkap Militer Israel
-
Kapal Bantuan Gaza Dikepung Militer Israel di Mediterania: 9 WNI Terancam, 1 Terdeteksi Diintersep!
-
Penyerangan Tentara Israel ke Global Flotilla dan Jurnalis Indonesia Dianggap Pelanggaran Hukum Laut
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur
-
Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha
-
Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar