Tinggal di rumah mini (TikTok/@minibuilding_girl)
"Nafasnya bagaimana?" imbuh yang lain.
"Kok nafas gue sesak yah lihatnya," kata lainnya.
"Gue ikut menunduk-nunduk," komen warganet Indonesia lain.
Beberapa pengguna TikTok asal Indonesia merasa tidak bisa apabila harus hidup di rumah mini tersebut.
"Tidak cocok untuk saya yang mudah sakit pinggang dan pengap," tulis seorang pengguna TikTok asal Indonesia.
"Fix ini mah enggak betah kalau aku harus kayak begitu," imbuh yang lain.
"Tidak cocok untuk orang asma seperti saya," ujar lainnya.
Kontributor : Haqia Alfariz Ramadhani
Tag
Komentar
Berita Terkait
-
Polisi Periksa 63 Saksi Terkait Dugaan Penganiayaan Kerangkeng Bupati Langkat
-
KDRT Bukan Aib yang Harus Ditutupi, Atalia Praratya Minta Perempuan Korban Kekerasan Berani Melapor dan Melawan
-
Terenyuh! Pedagang Keliling Jalan Bawa Anak Dimasukkan Karung Pikul Bersama Dagangannya
-
Prilly Latuconsina Tak Sangka Film Kukira Kau Rumah Tembus 1 Juta Penonton
-
Dua Orang Terjebak di Lift Rumah 3 Jam, Teknisi Tak Ada yang Bisa Dihubungi, Warganet: Capek Juga Jadi Orang Kaya
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
Terkini
-
Pulang Basamo 2026: Ribuan Perantau Minang Mudik Gelombang Kedua, Dari Bali hingga Samarinda
-
Pemudik Mulai Padati Terminal Kampung Rambutan, Puncak Arus Mudik Diprediksi H-3 Lebaran
-
Negara Janji Tanggung Biaya Pengobatan Aktivis KontraS Korban Teror Air Keras
-
Mencekam! Israel Bak Neraka, Api di Mana-mana Setelah Dirudal Kiamat Iran
-
Serangan Air Keras Aktivis KontraS Disorot PBB, Wamen HAM Desak Polisi Percepat Penyelidikan
-
Susul Sumbar, Sumut Capai Target Nol Pengungsi di Tenda Sebelum Lebaran
-
Bahlil Tawarkan Ekspor Listrik Surya ke Singapura, Kepri Disiapkan Jadi Kawasan Industri Hijau
-
Pasukan Khusus Iran Target Bunuh Benjamin Netanyahu, Sampai Lihat Bukti Mayatnya
-
Teror Penyiraman Air Keras: LPSK Berikan Perlindungan Darurat Bagi Aktivis KontraS Andrie Yunus
-
Mudik Lebih Santai? Menhub Ajak Pemudik Manfaatkan WFA untuk Hindari Macet