Suara.com - Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Budhi Herdi Susianto membenarkan adanya temuan seorang pria yang tewas di area pemakaman Chober, Jalan Ulujami Raya, RW 01 Pesanggrahan, Jakarta Selatan pada Kamis (10/2/2022) pagi. Diduga, pria tewas itu adalah korban pembunuhan lantaran ada luka tusuk pada bagian perut.
Budhi mengatakan, kekinian polisi sudah menerjunkan tim guna menyelidiki kasus tersebut. Dia juga mengatakan, ada temuan dua luka tusuk pada tubuh korban.
"Betul (ada temuan pria tewas), kami sudah menurunkan tim untuk melakukan penyelidikan terhadap petistiwa tersebut. Kami temukan ada dua luka tusuk akibat senjata tajam," ucap Budhi dalam pesan singkat.
Informasi temuan pria tewas itu juga disampaikan akun Instagram @merekamjakarta dalam bentuk video berdurasi 43 detik.
Tampak dalam video itu korban sudah tergeletak dan aparat kepolisian telah berada di lokasi kejadian untuk melakukan proses evakuasi.
Dari keterangan akun @merekamjakarta, disebutkan jika korban berinsial VL (22), warga Kebayoran Baru. Hal itu diketahui dari identitas yang ditemukan pada tubuh korban.
"Korban mengenakan kaos hitam, kemeja biru dongker, dan celana panjang hitam. Korban ditemukan tergeletak di setapak jalan kuburan dan berada di dekat nisan," demikian tulis akun @merekamjakarta saat dikonfirmasi.
Data @merekamjakarta juga menyebutkan kalau korban diduga menjadi korban pembunuhan. Sebab, ditemukan luka tusuk pada bagian perut.
Aparat kepolisian pun telah menyambangi lokasi kejadian dan melakukan olah TKP. Jenazah korban juga telah dibawa ke Rumah Sakit Umum Pusat Fatmawati untuk keperluan autopsi.
Baca Juga: Geger! Tewas di Area Kuburan di Pesanggrahan, Mayat Pria Kondisi Luka Tusuk di Perut Diduga Dibunuh
Kasus tersebut kekinian ditangani Polres Metro Jakarta Selatan dan belum diketahui motifnya.
Berita Terkait
-
Geger! Tewas di Area Kuburan di Pesanggrahan, Mayat Pria Kondisi Luka Tusuk di Perut Diduga Dibunuh
-
Sinopsis Film Death on the Nile: Mengungkap Misteri Pembunuhan di Sungai Nil
-
Ditangkap Karena Keguguran, Perempuan Ini Baru Dibebaskan 10 Tahun Kemudian
-
Perempuan Malang Ditemukan Tewas dengan Luka Gorok di Riau
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Buntut Ketegangan Timur Tengah, Pemerintah Siapkan Pemulangan 34 WNI dari Iran
-
AS Tawarkan Hadiah Rp169 Miliar untuk Informasi Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei
-
Antisipasi Krisis Timur Tengah, Prabowo Pertimbangkan Kebijakan WFH untuk Tekan Konsumsi BBM
-
Polisi Gunakan Scientific Investigation untuk Buru Penyiram Air Keras Aktivis KontraS
-
Komisi III DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Polisi Tangkap Pelaku
-
KAI Prediksi Puncak Arus Mudik 15 Maret 2026, Lebih dari 51 Ribu Penumpang Berangkat dari Jakarta
-
KPK Bawa Bupati Cilacap dan Sekda ke Jakarta Usai OTT, 13 Orang Diperiksa Intensif
-
Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak, Amerika Sebut Kecelakaan tapi Iran Klaim Ditembak Rudal
-
Kebakaran Hebat di Tambora Jakbar, 25 Rumah Hangus dan 206 Warga Terpaksa Mengungsi
-
Andrie Yunus Disiram Air Keras, Menko Yusril: Pola Serangan Terencana dan Terorganisir