Suara.com - Koalisi Ulama, Habaib dan Pengacara Anti Penodaan Agama atau KUHAP APA berencana membawa saksi ahli dari Majelis Ulama Indonesia pada pelaporannya terhadap Kepala Staf TNI Angkatan Darat/KSAD Jenderal Dudung Abdurachman soal dugaan penodaan agama ke Puspomad. Menanggapi kabar tersebut, pihak MUI mengaku belum menerima permintaan itu.
"Sampai hari ini belum ada permintaan menjadi ahli terhadap kasus itu," kata Ketua MUI Bidang Fatwa, Asrorun Niam Sholeh di Kantor MUI, Jakarta Pusat, Kamis (10/2/2022).
Niam menjelaskan apabila ada pihak yang hendak mengajukan permohonan semacam itu biasanya mengirimkan surat secara resmi. Namun ia memastikan kalau KUHAP APA belum menyodorokan keterangan apapun kepada MUI.
"(Biasanya) itu dikirim surat formal. Hingga hari ini belum ada," ujarnya.
Sebelumnya, pengacara KUHAP APA, Damai Hari Lubis menerangkan kalau pihaknya akan memboyong MUI sebagai saksi ahli pada pelaporannya. Saksi ahli tersebut nantinya dihadirkan sebagai pihak yang berkompeten dalam ilmu syar'i.
"Itu ahli mengenai bidang syar'i agama, apakah ucapan Jenderal Dudung itu adalah sebuah penodaan atau penistaan atah bukan ya. Karena memang itu kewenangan ahli bidang agama," kata Damai di Mapuspomad, Jakarta Pusat, Rabu (9/2).
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
-
Sesaat Lagi! Link Live Streaming Persija vs Borneo FC, Jaminan Laga Seru di JIS
-
Kedubes AS Diserang, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Arab Saudi
-
Bukan Cuma Bupati! KPK Masih Kejar Sosok Penting Lain Terkait OTT Pekalongan
Terkini
-
Meski Kehilangan Istri, Haji Suryo Tanggung Penuh Biaya dan Sekolah Korban Kecelakaan
-
Jaringan Perburuan Gajah Sumatera Dibongkar, Kadiv Humas: 15 Tersangka Diamankan!
-
OTT Pekalongan: 11 Orang Termasuk Sekda Tiba di Gedung KPK, Apa Peran Bupati Fadia Arafiq?
-
JIS Kini Terhubung ke Ancol dan Stasiun KRL, Anies Baswedan: Alhamdulillah
-
Babak Baru Kasus Hasbi Hasan, KPK Laporkan Linda Susanti ke Polda Metro Jaya
-
Duduk di Tengah SBY dan Jokowi, Prabowo Pimpin Silaturahmi dan Diskusi di Istana Merdeka
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
-
Pramono Anung Mau Sikat Terminal Bayangan, Wajibkan 26.500 Pemudik Lewat Jalur Resmi
-
KPK Ungkap OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terkait Outsourcing di Sejumlah Dinas
-
Titip Pesan ke Ahok Lewat Veronica Tan, Pramono Anung: Urusan Sumber Waras Sudah Beres