Suara.com - Stasiun Meteorologi El Tari Kupang Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG mengimbau warga agar mewaspadai potensi hujan deras di wilayah Nusa Tenggara Timur selama tiga hari ke depan.
"Wilayah NTT masih berada di periode puncak musim hujan dengan kelembaban yang cukup tinggi serta kondisi labilitas lokal yang kuat sehingga berpotensi hujan lebat yang perlu diwaspadai," kata Kepala Stasiun Meteorologi El Tari Kupang, Agung Sudiono Abadi di Kupang, Senin (14/2/2022).
Ia mengatakan hal itu berkaitan dengan peringatan dini cuaca di wilayah NTT selama tiga hari ke depan, 14-16 Februari.
Agung mengatakan kondisi kelembaban dan labilitas lokal yang terjadi mampu meningkatkan pertumbuhan awan hujan (konvektif) yang menyebabkan potensi hujan ringan hingga lebat di NTT.
Ia menyebutkan sejumlah daerah berpotensi terdampak yaitu Kabupaten Kupang, Manggarai Timur, Manggarai, Manggarai Barat, Ngada, Ende, Flores Timur, Lembata, Alor, Belu, Malaka, Timot Tengah Utara, Sumba Barat, Sumba Barat Daya, dan Sumba Tengah.
"Selain hujan lebat, juga perlu diwaspadai potensi sambaran petir dan angin kencang," ujarnya.
Potensi cuaca ini, kata dia, dapat menimbulkan terjadinya bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor. Oleh sebab itu, kata dia masyarakat perlu terus meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana, terutama yang bermukim di wilayah perbukitan dan sekitar daerah aliran sungai.
Agung menyarankan agar masyarakat terus memantau perkembangan informasi cuaca dengan mengakses layanan informasi selama 24 jam melalui kanal komunikasi yang disiapkan yaitu nomor kontak (0380)881613 atau whatsapp 081139404264.
Selain itu juga bisa melalui website: meteoeltari.com; email: met_kupang@yahoo.com, maupun aplikasi mobile apps INFO BMKG. (Antara)
Baca Juga: BMKG Kaget Tiba-tiba Jadi Trending Topic di Twitter: Kirain Gempa, Ternyata Getaran Hati Bestie
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial
-
1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?
-
Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD