Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sudah membagikan paket bantuan sosial (Bansos) untuk warga yang sedang menjalani isolasi mandiri (isoman). Sejauh ini, sudah sekitar 102 ribu paket sembako disalurkan kepada warga.
Kepala Seksi Jaminan Sosial Dinas Sosial DKI Jakarta Achmad Taufiq mengatakan sudah 102.597 paket disalurkan ke Kepala Keluarga (KK) yang membutuhkan. Di Jakarta sendiri, sudah ada 85 Kelurahan yang membagikannya.
"Saat ini hampir 85 kelurahan yg mengambil paket sembako Isoman. 102.597 paket dibagikan dimulai dari 12 Juli 2021 sampai dengan 11 Februari 2022," ujar Taufiq saat dihubungi, Senin (14/2/2022).
Taufiq menjelaskan, untuk bisa mendapatkan paket sembako caranya warga yang menjalani Isoman harus melapor ke pihak RT atau RW. Selanjutnya nanti laporan diteruskan kepada Kelurahan.
Nantinya Kelurahan akan mengisi google form untuk mendata siapa saja warga yang Isoman dan berapa jumlah paket dibutuhkan. Setelah pihak Dinsos menerima formulir, maka nantinya akan disalurkan paket sembako sesuai kebutuhan.
"Penyaluran sesuai pengajuan via google form dari masing-masing Kelurahan," jelasnya.
Tiap paket yang didapatkan per-KK berisi beras, minyak, sarden, hingga biskuit. Paket ini diharapkan bisa memenuhi kebutuhan warga selama menjalani isolasi mandiri.
"Isi per paket beras 20 kilogram, mi instan 1 dus, minyak goreng 2 liter, ikan kaleng tujuh pieces, biskuit 1 kaleng," katanya.
Selain untuk Isoman, paket sembako juga diberikan kepada warga yang menjalani isolasi di fasilitas terkendali. Di antaranya seperti di Graha Wisata Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Rumah sakit Adhyaksa, Cik's Mansion Kemang, dan Masjid Raya Hasyim Asy'ari.
Baca Juga: Kemenkes Minta Dokter Positif Covid-19 Tetap Kerja Saat Isolasi Mandiri
"Sedangkan untuk Graha Wisata Ragunan dan LPMP lagi dalam bahasan rangka di Wali Kota Jaksel," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Anies Sebut Lebih dari 9.000 Anak di Jakarta Ditinggal Orang Tuanya yang Meninggal karena Covid-19
-
10 Panduan dan Cara Isolasi Mandiri di Rumah untuk OTG dan Pasien Covid-19 Gejala Ringan
-
Rekomendasi Vitamin untuk Isolasi Mandiri bagi Pasien Positif Covid-19 Tanpa Gejala dan Gejala Ringan
-
Sebanyak 806 Warga Grogol Petamburan Positif Covid-19, Camat Pastikan Belum Ada Zona Merah
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- Resmi Gabung Persib, Bojan Hodak Ungkap Jadwal Latihan Kurzawa dan Kedatangan Markx
Pilihan
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
-
IHSG Anjlok Hampir 8 Persen Gegara MSCI, BEI: Kita Melakukan Segala Effort
-
IHSG Anjlok 7 Persen Usai MSCI Soroti Transparansi dan Likuiditas Saham RI, BEI Buka Suara
-
IHSG Ambruk Hampir 8 Persen
Terkini
-
Pelantikan Februari, Satu Nama Kuat Calon Wamenkeu Sudah 'Sowan' ke Purbaya
-
Pesan Tegas Komisi III DPR: Keadilan di Atas Kepastian Hukum, Kasus Hogi Minaya Wajib Dihentikan
-
Sudah Temui Sudrajat Pedagang Es Jadul, Komandan Kodim: Masalah Selesai Secara Kekeluargaan
-
Akui Salah Terapkan Pasal di Kasus Hogi Hinaya, Kapolresta Sleman Minta Maaf kepada Rakyat Indonesia
-
Buruh Jakarta Masih Ngotot Tolak Gaji Rp5,7 Juta, Pramono Anung: Urusan UMP Sudah Selesai!
-
KPK Periksa Seorang Pegawai BUMN dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Digitalisasi SPBU Pertamina
-
Ada Demo di Depan Kantor Wapres Kebon Sirih, Massa Aksi: Ijazahmu Mana?
-
Satpol PP DKI Bakal Gelar Operasi Senyap Sasar Peredaran Tramadol di Jakarta
-
Berawal dari Teguran, Warga Cengkareng Justru Jadi Korban Keganasan Pencuri Kabel
-
Anggota Komisi III DPR 'Semprot' Kapolres Sleman: Kalau Saya Kapolda, Anda Sudah Saya Berhentikan