Suara.com - Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri menangkap empat orang diduga teroris jaringan Jamaah Islamiyah atau JI di Jawa Tengah, Senin (14/2) kemarin. Para terduga teroris itu, yakni RAB, AJ, N, dan M telah ditetapkan sebagai tersangka.
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan, tiga tersangka ditangkap merujuk pada pengembangan kelompok 'Sasana' guna latihan bela diri teroris. Tiga tersangka itu adalah N, RAB, dan AJ.
"Pengungkapan pengembangan anggota JI yang dikenal dengan Sasana, pengungkapan tersebut membuahkan hasil penangkapan terhadap 3 orang tersangka, yaitu N, RAB, dan AJ," kata Ramadhan kepada wartawan, Selasa (15/2/2022).
Untuk tersangka M, penangkapan dilakukan merujuk pada pengembangan dari penangkapan tersangka teroris yang memiliki senjata api M16 yang diringkus pada Agustus 2021 lalu.
"Sedangkan satu tersangka lainnya atas nama M merupakan pengembangan dari penegakkan hukum tersangka S pada bulan Agustus 2021. Ketika itu kami dapati barang bukti berupa senjata api jenis M16, 2 pucuk jenis FN, dan 1 pucuk jenis Revolver rakitan, serta lebih dari 100 butir amunisi," sambung Ramadhan.
Berikut rekam jejak para tersangka teroris jaringan JI yang baru ditangkap Densus 88 di Jateng kemarin. Pertama adalah N, dia adalah anggota JI dan telah melakukan sumpah setia pada tahun 2017. Kemudian, N menjadi peserta Sasana Satria Mas Purwodadi kelompok 1 angkatan ke 7 tahun 2018.
Tidak hanya itu, dia juga latihan bela diri Wushu di Grobogan bersama dengan anggota JI dipimpin oleh K (sudah ditangkap). Bahkan, N juga aktif mengikuti kajian umum dan kajian khusus Jamaah Islamiyah di Srondol.
Tersangka RAB merupakan anggota JI dan telah bersumpah setia pada tahun 2013. Dia mengikuti seleksi penguatan fisik di rumah fitness daerah Yogyakarta pada bulan September tahun 2012 dan mengikuti pelaksanaan program selanjutnya di bawah kendali JP.
Selain itu, RAB adalah peserta Sasana angkatan kedua tahun 2013 bersama dengan A dan M (keduanya sudah ditangkap).
Tersangka AJ adalah anggota Jamaah Islamiyah yang telah sumpah setia tahun pada 2013. Dia mengikuti seleksi anggota Jamaah Islamiyah di Kaliurang Jogjakarta pada bulan November 2012.
AJ juga merupakan peserta pelatihan di Sasana Satria Muda Ambarawa angkatan kedua pada awal tahun 2013 bersama dengan R dan M (keduanya sudah ditangkap).
Untuk tersangka M, dia merupakan anggota JI Qoid Takwiyah di bawah T dan BY (keduanya sudah ditangkap) yang telah janji setia sekitar tahun 2000. Dia juga alumni Moro Filipina angkatan kedua.
Selain itu, sosok M merupakan pelatih pada Tadrib Asykari tahun 2011 di Kolaka Utara Sultra bersama dengan S (ditangkap di Sulsel). Dia juga berangkat ke Suriah tabun 2013 melakukan pelatihan sebagai kloter pertama dari Bidang Toliah atas perintah B.
Sebelumnya, Densus 88 Antiteror Polri menemukan sejumlah barang bukti berupa senjata api beragam jenis dan ratusan butir peluru saat melakukan penangkapan terhadap anggota kelompok teroris jaringan Jamaah Islamiyah.
Terkait operasi tersebut, polisi menangkap empat orang di sejumlah tempat berbeda di Jawa Tengah, Senin (14/2/2022) kemarin. Para terduga teroris itu yakni, RAB, AJ, N, dan M kini sudah resmi ditetapkan sebagai tersangka.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Sepatu Adidas Diskon 60 Persen di Sports Station, Ada Adidas Stan Smith
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- 7 Sabun Muka Mengandung Kolagen untuk Usia 50-an, Bikin Kulit Tetap Kencang
- 15 Merek Ban Mobil Terbaik 2025 Sesuai Kategori Dompet Karyawan hingga Pejabat
Pilihan
-
Polemik RS dr AK Gani 7 Lantai di BKB, Ahli Cagar Budaya: Pembangunan Bisa Saja Dihentikan
-
KGPH Mangkubumi Akui Minta Maaf ke Tedjowulan Soal Pengukuhan PB XIV Sebelum 40 Hari
-
Haruskan Kasus Tumbler Hilang Berakhir dengan Pemecatan Pegawai?
-
BRI Sabet Penghargaan Bergengsi di BI Awards 2025
-
Viral Tumbler Tuku di Jagat Maya, Berapa Sebenarnya Harganya? Ini Daftar Lengkapnya
Terkini
-
Longsor Susulan di Silaiang Bawah, 1 Prajurit TNI AD Gugur dan 2 Hilang saat Evakuasi!
-
Antrean Bansos Mengular, Gus Ipul 'Semprot' PT Pos: Lansia-Disabilitas Jangan Ikut Berdesakan
-
Prabowo Jawab Desakan Status Bencana Nasional: Kita Monitor Terus, Bantuan Tak Akan Putus
-
Rajiv Desak Polisi Bongkar Dalang Perusakan Kebun Teh Pangalengan: Jangan Cuma Pelaku Lapangan
-
KPK Akui Lakukan Eksekusi Eks Dirut ASDP Ira Puspadewi Sesaat Sebelum Dibebaskan
-
Dongkrak Pengembangan UMKM, Kebijakan Memakai Sarung Batik di Pemprov Jateng Menuai Apresiasi
-
Gerak Cepat Athari Gauthi Ardi Terobos Banjir Sumbar, Ribuan Bantuan Disiapkan
-
Prabowo Murka Lihat Siswa Seberangi Sungai, Bentuk Satgas Darurat dan Colek Menkeu
-
Krisis Air Bersih di Pesisir Jakarta, Benarkah Pipa PAM Jaya Jadi Solusi?
-
Panas Kisruh Elite PBNU, Benarkah Soal Bohir Tambang?