Suara.com - Seorang anak yang lahir tentu mewarisi genetik dari kedua orangtuanya, entah parasnya identik mirip ayah atau identik mirip ibu mereka.
Menyadur dari eva.vn, belakangan ini ada kisah yang menuai perhatian masyarakat di China. Kisah tersebut datang dari keluarga kecil Tieu Xia dan Truong Lam.
Setelah dua tahun menikah, akhirnya mereka menyambut kelahiran anak pertama mereka yang cantik dan menggemaskan.
Namun, keluarga mereka heran karena anak mereka yang baru saja lahir itu terlihat berparas seperti anak-anak Barat.
Bayi mereka terlahir dikaruniai kulit putih dan berambut pirang. Padahal, keluarga mereka adalah orang Asia asli dan berambut hitam.
Kelahiran bayi yang berparas bule dan berbeda dari keluarga mereka itu lantas membuat keluarga bertanya-tanya. Ayah dari bayi itu pun menjadi curiga karena keluarga besar mereka berambut hitam.
Sang suami, Truong Lam pun langsung mencurigai istrinya. Ia bersikeras untuk melakukan tes DNA terhadap anaknya yang baru saja lahir.
Sebelum melakukan tes DNA, tiba-tiba nenek dari bayi itu teringat bahwa ada fakta yang tidak diketahui oleh banyak keluarganya.
Tidak disangka-sangka, ternyata salah satu kakek leluhur dari pihak keluarga ayah bayi itu masih ada darah keturunan Prancis. Akan tetapi, ia meninggal sebelum ayah dari bayi ini dilahirkan sehingga tidak mengetahui fakta tersebut.
Baca Juga: Miris! Seorang Ibu di Tasikmalaya Harus Bayar Rp 25 Juta untuk Tebus Bayinya yang Ditahan
Keluarga besar pun tidak menyangka jika bayi yang baru saja dilahirkan itu mewarisi gen tersebut sehingga menyebabkan seluruh anggota keluarga geger dan kebingungan.
Usai nenek dari bayi itu mengungkapkan fakta yang selama ini tidak diketahui, mereka pun bernapas lega.
Sang suami pun segera meminta maaf kepada istrinya dan memeluk bayinya yang baru saja lahir. Ia meminta maaf karena telah salah paham dan mencurigai sang istri.
Berita Terkait
-
Miris! Seorang Ibu di Tasikmalaya Harus Bayar Rp 25 Juta untuk Tebus Bayinya yang Ditahan
-
Vaksinasi Covid-19 Selama Hamil Dapat Melindungi Bayi dari Infeksi Virus Corona Parah
-
Tulis Nama Bayi yang Dibuang di Depan Masjid di Kasihan Bantul, AU Minta Anaknya Dikubur
-
Unggah Foto Sebelum dan Sesudah Melahirkan, Publik Tak Percaya Perubahannya, Kisah Lengkap Bikin Sedih
-
Curhat Tetangga Ungkap Ketakutan saat Melerai Suami Istri yang Ribut, Publik Mendukung: Kamu Benar
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Motif Masih Didalami
Terkini
-
Diserang Rudal Iran? Kapal Induk USS Gerald Ford Kabur dari Medan Tempur, 200 Pelaut Jadi Korban
-
FSPI Apresiasi Langkah Cepat TNI Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
Perang Besar di Depan Mata? AS Gelontorkan Rp3000 T Percepat Pembangunan Perisai Anti Rudal
-
Dentuman di Rakaat ke-16: Fakta-Fakta Ledakan Misterius yang Mengguncang Masjid Raya Pesona Jember
-
Kremlin Bantah Rusia Bantu Drone Iran Serang Pasukan Amerika Serikat
-
Beathor: Rismon Sianipar Kini 'Minta Dirangkul' dalam Polemik Ijazah Joko Widodo
-
Here We Go! Rusia Disebut Bantu Iran Lacak Posisi Strategis Pasukan AS
-
DPR Dorong Anggota TNI Pelaku Teror Andrie Yunus Diadili di Peradilan Umum Pakai KUHAP Baru
-
Berhasil Bongkar Identitas Pelaku Teror Air Keras Andrie Yunus, Polda Metro: Ini Hasil Scientific
-
Percepat Pencaplokan Tepi Barat Palestina, Cara Licik Israel Manfaatkan Perang di Teluk?