Suara.com - Seorang ibu pasti pernah dihadapkan dengan kondisi anak yang sakit. Ketika anak sakit ibu menjadi orang pertama yang paling khawatir.
Apalagi jika si anak susah untuk minum obat. Alhasil ibu harus membujuk anaknya agar mau minum obat.
Tetapi terkadang anak menolak keras minum obat hingga membuat ibu kewalahan. Ibu akhirnya harus putar otak mencari cara supaya anak bisa minum obat tanpa rewel terlebih dulu.
Ibu satu ini membagikan tips cerdas memberikan obat kepada anak. Tips tersebut dia unggah dalam video TikToknya @mamahdanaisyah.
"Tutorial yang benar ngasih obat ke anak," keterangan video seperti dikutip oleh Suara.com, Kamis (17/02/2022).
Tipsnya adalah menaruh botol obat ke dalam kemasan susu. Pertama, menyiapkan kemasan susu yang telah habis diminum.
Kedua, sayat bagian pinggir kemasan dengan pemotong kemudian masukkan botol obat di sana. Ketiga, tutup bekas sayatan tadi menggunakan selotip bening.
Obat dalam kemasan susu siap diminumkan ke anak. Terbukti anak dari ibu yang membagikan tips tersebut tidak rewel saat diberikan obat dalam kemasan susu.
Walaupun ekspresi si anak terlihat curiga dengan susu yang diminumnya itu. Si anak lalu mengecek kemasan susu yang diminumnya.
Baca Juga: Heboh Video Mesum di Kawasan Pasar Rejowinangun Kota Magelang, Polisi Cari Pelaku dan Perekam
Sayangnya kecurigaan si anak tidak bisa dirinya buktikan. Si anak tetap meminum obat dalam kemasan susu tadi sampai habis.
Masukkan botol obat ke dalam kemasan susu
Tips ini bisa dipraktikkan ibu-ibu di luar sana yang punya kesulitan memberikan obat ke anaknya.
Sejak diunggah dua hari yang lalu, video itu telah ditonton sebanyak 2, 1 juta kali. Video tersebut menuai berbagai komentar dari warganet.
"Ide bagus, baru kepikiran begini. Cocok nanti kalau anakku minum obat cacing juga," kata salah satu warganet.
"Makasih bun jadi bisa ini minumkan obat ke anak. Enggak pakai acara kabur-kaburan," imbuh lainnya.
Tag
Berita Terkait
-
Seorang Pria di Purwakarta Terancam Hukuman 20 Tahun Penjara Usai Cabuli Anaknya Sendiri
-
Kelewat Grogi, Mempelai Pria Langsung Tumbang ke Pangkuan Istri Usai Ijab Kabul, Warganet Justru Ributkan Hal Ini
-
Heboh Video Mesum di Kawasan Pasar Rejowinangun Kota Magelang, Polisi Cari Pelaku dan Perekam
-
Kekasih Sejati, Pasangan Ini Jatuh Barengan Saat Kejar-kejaran di Pinggir Jalan, Warganet: Real Jatuh Cinta
-
Viral Polisi Gunakan Motor Nyeleneh Cegat Pesepeda di Jalan, Ternyata Ini yang Dilakukan
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan
-
Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan
-
Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes
-
Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali
-
Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur
-
Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat
-
Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI
-
Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir
-
Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital
-
Bekasi Darurat Mutilasi? Menelisik Pola Kejahatan Ekstrem di Balik Tragedi Serang Baru